Pelatih Martapura FC Puji Kecerdikan Pemain BFC Sulut United

oleh -

Inspirasikawanua.com – Manado, Hasil pertandingan tuan rumah Bogor FC Sulut United menghadapi Martapura FC yang berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tuan rumah.

Dan kekalahan perdana Martapura FC di kompetisi Liga 2 Indonesia terjadi di stadion Klabat Manado Jumat (19/7/2019) petang.

Pelatih kepala Martapura FC, Frans Sinatra Huawae pun memuji kecerdikan pemain BFC Sulut United yang bisa memanfaatkan celah dan memiliki momentum yang tepat.

“Salut untuk pemain Sulut United yang cerdik memanfaatkan celah. Begitu mendapatkan kesempatan, langsung dimanfaatkan menjadi gol,” ujar Coach Frans saat jumpa pers usai laga.

Coach Frans mengatakan para pemainnya dilapangan tengah memang lebih menguasai permainan, namun strategi tidak jalan dan akan di evaluasi lagi.

“Kami lebih menguasai bola dilapangan tengah, namun strategi tidak berjalan sesuai latihan. Dengan kekalahan ini, kami ingin melakukan evaluasi agar kedepannya bisa lebih baik,” katanya.

Ditambahkannya, terkait kartu merah yang diterima pemainnya jelang akhir laga merupakan kesalahan pemain yang bersangkutan.

“Kartu merah yang diberikan wasit kepada pemain kami, merupakan kesalahan pemain tersebut,” tambah Coach Frans

Frans Sinatra juga menilai persaingan di wilayah timur semakin menarik.

“Melihat persaingan di wilayah timur saat ini semakin menarik. Peta kekuatan hampir semua tim sangat merata tentunya,” pungkasnya.

Kapten tim Martapura FC, Ardan Aras menyampaikan selamat untuk tuan rumah.

“Hasil pertandingan tadi di menangkan tuan rumah, dan selamat bagi tim Sulut United,” ucap Ardan Aras

Sementara itu, pelatih Herry Kiswanto mengungkapkan perasaan tegangnya melihat pertandingan tadi.

“Saya sangat tegang melihat pertandingan tadi, namun seperti yang sudah saya sampaikan sebelum pertandingan harus
disiplin serta tak boleh ceroboh dan kita sukses membuat gol,” ungkap Coach Herkis.

Menurut HerKis, pergantian pemain sudah sesuai strategi dan selebihnya tergantung dari para pemain dilapangan.

“Pergantian pemain yang dilakukan sudah sesuai strategi, dan selanjutnya tergantung dari para pemain menjalankan sesuai instruksi. Bersyukur bisa membuat gol dan memperoleh poin maksimal,” terangnya.

Hingga saat ini, kondisi kekurangan pemain yang ada mampu di manfaatkan pelatih kawakan tersebut.

“Kondisi pemain di lini tengah sangat terbatas, dan kami hanya memaksimalkan pemain yang ada. Pemain harus terus mempertahankan fighting spirit,
banyak atau sedikit dukungan dari penonton tetap harus bermain maksimal,” imbuhnya.

Sang pencetak gol tunggal kemenangan BFC Sulut United, Fajar Romansyah mengatakan bahwa harus sapu bersih kemenangan di kandang.

“Kita beruntung dan terus pertahankan 3 poin di kandang harus sapu bersih. Dan walaupun masuk sebagai pemain pengganti, bila dipercayakan pelatih harus bisa merubah permainan dengan mencetak gol untuk tim,” katanya. (MaSo)

 648 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *