Sekdes Fiktif Minut Tambah Tersangka Baru, Kejari Tahan Mantan Kepala Dinsos-PMD

oleh -
Foto: JM tersangka baru kasus Sekdes fiktif Minut usai menjalani pemeriksaan kesehatan dan digelandang ke Rutan Malendeng

Inspirasikawanua.com – Minahasa Utara, Kasus sekdes fiktif di Kabupaten Minahasa Utara kini menambah tersangka baru dan menyeret nama-nama sejumlah mantan pejabat.

Kamis (16/9/2019), Kejari Minut menahan tersangka baru hasil pengembangan kasus Sekdes Fiktif. JM alias Jhon Mantiri selaku mantan Kepala Dinas Sosial serta Pemberdayaan Masyarakat Desa Minut yang jadi tersangka baru.

Kepada sejumlah wartawan Kajari Minut Fanny Widiastuti didampingi Kasie Intel Ekaputra Polimpung dan Kasie Pidsus Hendra Sahputra menuturkan jika penahanan tersangka baru ini merupakan pengembangan dari perkara pengangkatan sekretaris desa fiktif menjadi PNS di lingkungan Pemkab Minut tahun 2012 dengan terpidana Max Millan Hendrik Willem Purukan.

Diketahui, tersangka langsung ditahan seusai dilakukan pemeriksaan di kantor Kejari Minut oleh dokter RSUD Maria Walanda Maramis, dan digiring ke Rutan Malendeng.

“Tersangka diduga telah meminta dan menerima uang dari para saksi untuk diangkat menjadi PNS melalui jalur sekdes yang bekerjasama dengan Max Millan Hendrik Willem Purukan, dengan nilai uang yang diterima bervariasi Rp2 juta sampai Rp50 juta melalui rekening BRI atas nama Jhon Mantiri,” beber Kajari.

Dijelaskanà Kajari Minut, tersangka dijerat dengan Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi Jo UU Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP atau pasal 12 UU Nomor 32 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi Jo UU Nomor 20 tahun 2001 Jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

“Tersangka setelah selesai diperiksa, langsung di cek kesehatannya di RSUD Walanda Maramis, setelah itu dibawah ke rumah tahanan Malendeng. Masa tahanan 20 hari sampai dilimpahkan ke Pengadilan,” tambah Kasie Intel Kejari Minut Ekaputra Polimpung.

Sementara itu, kuasa hukum tersangka yakni Christian Ante saat dikonfirmasikan mengatakan belum bisa mengambil sikap lebih.

“Saya belum bisa mengambil sikap karena belum tahap 2. Nanti akan dilihat apakah kita akan ada perlawanan atau tidak,” tutupnya.

Diketahui, Mantiri sendiri telah pensiun dengan jabatan terakhir pelaksana tugas Kadis Pangan Minut.(Josua)

 692 total views,  4 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *