Dibantu CSR PT MSM, Menteri Desa PDTT Kagumi Usaha Bumdes Desa Rinondoran

oleh -
Foto: Menteri desa PDTT saat mengunjungi bumdes Desa Rinondoran

Minahasa Utara, Inspirasikawanua.com – Usaha dari Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Desa Rinondoran Kecamatan Likupang Timur (Liktim), mendapat perhatian serius dari Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar. Buktinya, Sabtu 8 Februari 2020, Menteri Desa PDTT melakukan kunjungan kerja ke desa tersebut untuk melihat unit usaha produksi minyak kelapa Bumdes Solafide Desa Rinondoran. Usaha Bumdes ini di dukung lewat pendampingan Corporate Sosial Responsibilities (CSR) oleh PT Meares Soputan Mining (MSM).

Dalam kesempatan itu, Menteri Desa PDTT mengakui pola berpikir pemerintah dan masyarakat Desa Rinondoran yang benar karena bisa memanfaatkan potensi alam yakni buah kelapa untuk diubah menjadi minyak kelapa yang bernilai.

“Potensinya jelas meskipun teknologi sederhana dan melibatkan banyak pihak. Sebab saya lihat sepanjang jalan waktu ke desa ini banyak kelapa,” katanya.

Dirinya pun berharap kiranya pemasaran produk minyak kelapa ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. Untuk itu dirinya mengharapkan agar Bumdes memanfaatkan teknologi komunikasi.

“Kementerian sudah kerjasama dengan aplikasi penjualan online sehingga semua orang bahkan di luar negeri akan tahu ada produk ini di Desa Rinondoran,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur PT MSM, David Sompie kepada wartawan mengatakan, selain Desa Rinondoran, ada juga Desa Pinenek yang mendapat perhatian serius dalam pengembangan Bumdes. Untuk itu, Desa Rinondoran mendapatkan bantuan dana CSR dari PT MSM sebesar Rp600 juta dalam bentuk pendampingan dan alat hingga pemasaran.

“Pendampingan ini akan kami lakukan selama setahun. Jika dari hasil evaluasi sudah baik, maka silakan usaha ini berjalan sendiri. Namun intinya, saat ini kami terus melakukan pendampingan dulu,” tandasnya seraya menambahkan jika dana CSR yang disiapkan bagi desa lingkar tambang setiap tahunnya bisa mencapai 20 miliar.

Kumtua Rinondoran, Richardno Tatuil mengatakan, selain mendapatkan bantuan dari PT MSM, pada tahun 2019, pemerintah desa juga telah menghibahkan dana sebesar Rp250 juta untuk pengembangan usaha Bumdes tersebut.

“Kapasitan produksi bisa sampai 500 biji kelapa setiap harinya. Saya harap juga kiranya ada bantuan dari dari Kementerian Desa PDTT,” katanya seraya ikut berterima kasih kepada PT MSM yang sudah ikut turut membantu usaha minyak kelapa tersebut.(jos)

 732 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *