Diduga Lecehkan Permendagri, Jajaran Pemkab Minsel Tak Jemput Pjs Bupati Mecky Onibala

oleh -

Manado, Inspirasikawanua.com – Sikap kurang terpuji layak di alamatkan kepada bagian protokol dan pejabat yang ada di jajaran Pemkab Minahasa Selatan.

Pasalnya, setelah dikukuhkan oleh Pjs Gubernur Sulut Agus Fatoni sebagai Pjs Bupati Minsel, Mecky Onibala justru menerima perlakuan tidak pantas.

Tidak seperti Pjs lain, tidak ada satupun pejabat dan protokoler dari Pemkab Minsel yang nampak saat pengukuhan yang dilaksanakan pada Sabtu (26/9/2020) petang di ruang CJ Raintung Kantor Gubernur Sulut.

Bahkan menurut Pjs Bupati Mecky Onibala, kendaraan dinas untuk Pjs pun tidak diberikan Pemkab Minsel.

Dengan perlakuan tersebut, sudah merupakan bentuk perlawanan terhadap perintah Presiden melalui Mendagri yang menjalankan UU.

“Tak ada satupun perwakilan dari Pemkab Minsel yang hadir, begitu juga dengan fasilitas mobil dinas bagi bupati tak diberikan. Seharusnya ini tak terjadi karena hal ini adalah perintah undang-undang,” ungkap Pjs Bupati Minsel Mecky Onibala yang saat ini masih menjabat sebagai Kepala Inspektorat Pemprov Sulut ini.

Dilanjutkan Onibala, dirinya ditetapkan sebagai Pjs Bupati mengikuti perintah UU.

“Ini sudah melecehkan Undang-undang, Mendagri dan gubernur karena ini tak sesuai amanat undang-undang. Penjabat Bupati merupakan perintah UU nomor 10 tahun 2016 dan Permendagri nomor 1 tahun 2018,” beber Pjs Onibala

Melihat hal itu, aktivis Minsel Decky Munthe pun turut bersuara.

”Sikap arogan yang ditunjukan oleh Pemkab Minsel yang seperti melecehkan perintah UU adalah sikap tidak tahu aturan. Kami juga menduga ini adalah keinginan atau perintah dari seseorang yang merasa berkuasa di Minsel. Harus diingat bahwa pemerintahan di Minsel bukan milik sebuah dinasti. Jadi bukan kehendak seseorang yang harus dijalankan, tapi UU,” tutur aktivis Minsel, Decky Mintje.

Mintje meminta agar Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemkab Minsel bertindak profesional dan tidak melawan UU.

“Jangan ikut-ikutan menjadi bodoh dengan yang memberikan perintah. Sebab sekali lagi saya katakan, ini bukan milik dinasti,” tandasnya.

Sementara itu tokoh pemekaran Minsel Hengky Rumengan mengatakan agar seluruh pihak berjalan sesuai dengan aturan.

“Mari kita sama-sama menyambut dan menunjang Penjabat Bupati Mecky Onibala dalam menjalankan tugas. Saya kira orang Minsel dan terlebih yang duduk di pemerintahan adalah orang-orang cerdas. Saya juga memintakan agar Penjabat Bupati dapat bertindak tegas sesuai UU, jangan biarkan Minsel jadi rusak atas sikap-sikap main aturan sendiri,” ujarnya. (*)

 5,308 total views,  6 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *