Didominasi Kasus Penganiyaan, Kejari Minut Musnahkan Babuk Pidum 2021

oleh
Pemusnahan barang buki kasus Pidum 2021 Kejari Minut.
Pemusnahan barang buki kasus Pidum 2021 Kejari Minut.

Minahasa Utara, Inspirasikawanua.com- Didominasi dengan Kasus Penganiyaan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Minahasa Utara (Minut) menggelar pemusnahan barang bukti (Babuk) tidak pidana umum (Pidum), tahun 2021. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman kantor Kejari Minut, Senin (13/12/2021).

Kepada sejumlah awak media yang hadir, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minut Fanny Widyastuti menuturkan jika ada sebanyak 20 perkara selama bulan Agustus-Desember 2021 yang kita musnakan hari ini. Babuknya berupa pisau, parang, bambu, HP, bantal guling, yang meliputi berbagai macam perkara.

“Terutama yang paling banyak di Kejaksaan Negeri Minahasa Utara (Minut) adalah penganiayaan 351 kasus. Ini yang sering sekali di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) seperti himbauan kemarin dari Kapolda Sulut, yang mana Captikus itu yang selalu membuat mereka mabuk dan langsung melakukan penganiayaan, karena pemicu utamanya dari situ, ” kata Widyastuti.

Baca juga:  Tendangan Keras Runtukahu Hasilkan Emas Pertama Kontingen Sulut di PON XX Papua

Lanjutnya, Kalau lainnya masalah Narkoba dan Babuk, hanya sedikit perkara. Untuk undang-undang kesehatan yang berupa obat-obatan sebanyak 960 butir, hanya 1 perkara saja dan ini perkara dari Kejaksaan tinggi dan Polda yang menangani, tetapi untuk mengeksekusinya ada di Kejaksaan Minut.

“Untuk pemusnahan barang bukti ini adalah untuk perkara yang telah berkekuatan hukum tetap/ INKRACHT. Ini sebagai bentuk Kejari Minahasa Utara melayani dengan sepenuh hati,” tutup Kajari.

Hadir dalam pemusnahan Babuk Pidum tersebut, Kajari Minut Fanni Widyastuti, Kepala seksi pengelolaan barang bukti dan barang rampasan Ivan R Bermuli, Perwakilan Setwan DPRD Kabag umum Steven Zgolioth, Kasat Sabhara AKP Hendrik Rantung, Kasie Intel Kejari Juan Palempung SH, Kasubsi Rihal Palamani SH, Kasie Pidsus Kejari Minut Wilke Rabeta SH. (Josua)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *