
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Kabar gembira bagi warga Kumelembuai dan sekitarnya! Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), di bawah kepemimpinan Bupati Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, telah merampungkan pengaspalan jalan penghubung Kumelembuai–Malola. Proyek ini bukan sekadar perbaikan jalan, melainkan investasi strategis untuk masa depan wilayah tersebut.
Ruas jalan Kumelembuai–Malola kini tampil dengan wajah baru. Aspal mulus menggantikan jalanan berlubang yang selama ini menjadi keluhan warga. Peningkatan kualitas infrastruktur ini adalah bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Camat Kumelembuai, Michael K. Waworuntu, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas respons cepat Pemkab Minsel terhadap kebutuhan infrastruktur di wilayahnya.
“Pengaspalan jalan ini adalah angin segar bagi kami. Aksesibilitas yang lebih baik akan mempermudah aktivitas sehari-hari warga, terutama dalam hal distribusi hasil pertanian,” ujarnya.
Jalan yang mulus akan memangkas waktu tempuh dan biaya transportasi. Petani tidak lagi kesulitan mengangkut hasil panen ke pasar. Pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) juga akan merasakan dampak positifnya karena mobilitas barang dan jasa menjadi lebih efisien.
Lebih dari itu, jalan yang baik juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Risiko kecelakaan akibat jalan berlubang dapat diminimalkan. Masyarakat pun merasa lebih nyaman saat bepergian.
Selama proses pengaspalan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Minahasa Selatan bergerak cepat. Material dan alat berat didatangkan pagi-pagi, menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyelesaikan proyek ini.
Demi kelancaran pekerjaan, akses jalan Kumelembuai–Malola sempat ditutup sementara. Namun, pemerintah desa sigap memberikan informasi dan mengarahkan warga menggunakan jalur alternatif melalui Jalan Motoling–Malola.
Partisipasi aktif masyarakat juga patut diapresiasi. Warga menunjukkan pengertian dan kerja sama yang baik selama proses pengaspalan berlangsung. Ini adalah contoh sinergi positif antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.
Pengaspalan jalan Kumelembuai–Malola hanyalah awal dari pembangunan infrastruktur yang lebih luas di Kabupaten Minahasa Selatan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas jalan, jembatan, dan fasilitas publik lainnya secara merata dan berkelanjutan. Dengan infrastruktur yang memadai, diharapkan perekonomian daerah semakin menggeliat dan kesejahteraan masyarakat pun meningkat. (Fanly)
![]()





