Dua Kartini Modern Minsel Bersatu: Sinergi Politik dan Ilmu Pengetahuan Perkuat Keluarga

oleh


Minsel, www.inspirasikawanua.com – Semangat Kartini tahun ini bergaung lebih kencang di Minahasa Selatan (Minsel) dengan hadirnya dua perempuan inspiratif sebagai motor penggerak pemberdayaan keluarga. Elsje Rosje Wongkar-Sumual dan Dr. Rine Kaunang, Sp.A., M.B.A., adalah representasi nyata “Kartini Masa Kini” yang mampu memadukan peran politik, akademisi, dan pengabdian masyarakat dalam satu tarikan napas.

Elsje Rosje Wongkar-Sumual, Ketua TP-PKK Kabupaten Minsel sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Minsel dari Fraksi PDI Perjuangan, bahu-membahu dengan Dr. Rine Kaunang, Sp.A., M.B.A., Sekretaris TP-PKK Minsel yang juga seorang akademisi di Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi (Unsrat). Kolaborasi lintas sektor ini terbukti ampuh dalam mempercepat tercapainya program Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Minsel.

Sebagai seorang legislator sekaligus pemimpin organisasi pemberdayaan perempuan, Elsje memiliki posisi strategis untuk menjembatani kebijakan daerah dengan kebutuhan riil keluarga. Kiprahnya di DPRD memastikan aspirasi perempuan dan kesejahteraan keluarga mendapatkan dukungan regulasi serta alokasi anggaran yang memadai.

“Semangat Kartini di era modern bukan hanya tentang emansipasi, tetapi tentang kontribusi nyata. Melalui PKK, kami hadir di tengah masyarakat, menyentuh langsung denyut nadi kehidupan keluarga. Sementara di parlemen, kami memastikan program-program tersebut memiliki payung hukum yang kuat,” tegas Elsje.

Baca juga:  Rektor Unsrat Resmikan ‘Wale Sam Ratulangi’

Dr. Rine Kaunang, dengan latar belakang akademisnya sebagai Dosen Fakultas Pertanian Unsrat, membawa dimensi intelektual yang kaya ke dalam TP-PKK Minsel. Keahliannya sangat berperan dalam menyukseskan program unggulan “Aku Hatinya PKK” (Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri Teratur Indah dan Nyaman). Ia menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan mandiri melalui diversifikasi pertanian skala rumah tangga.

“Ketahanan pangan adalah kunci kemandirian keluarga. Melalui program ‘Aku Hatinya PKK’, kami mendorong setiap keluarga untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka secara optimal. Ini bukan hanya tentang menanam, tetapi juga tentang membangun kesadaran akan pentingnya gizi seimbang dan kemandirian ekonomi,” jelas Dr. Rine.

Kolaborasi antara Elsje dan Dr. Rine telah mentransformasi PKK di Minsel menjadi organisasi yang lebih substansial, jauh dari sekadar kegiatan seremonial. Di tangan kedua perempuan hebat ini, PKK menjelma menjadi mesin penggerak perubahan yang memadukan kekuatan regulasi, data ilmiah, dan ketulusan pengabdian.

Baca juga:  Gelar Rapat Pleno Diperluas, Golkar Minut Siap Tatap Pilkada 2020

Kiprah Elsje dan Dr. Rine adalah bukti nyata bahwa perempuan Minsel mampu berdikari dan unggul di berbagai bidang—mulai dari kursi legislatif hingga mimbar akademik—tanpa mengabaikan tanggung jawab sosial dalam membangun keluarga yang sejahtera dan sehat.

Melalui TP-PKK, berbagai inisiatif terus digalakkan, mulai dari peningkatan kualitas kesehatan keluarga, pendidikan, hingga penguatan ekonomi kreatif. Dedikasi ini mencerminkan komitmen untuk menjadikan keluarga sebagai unit terkecil namun paling fundamental dalam pembangunan daerah.

Kehadiran kedua tokoh ini diharapkan menjadi inspirasi bagi perempuan di seluruh Minahasa Selatan untuk berani bermimpi dan berkontribusi. Bahwa peran ganda sebagai pemimpin, profesional, dan penggerak masyarakat dapat dijalankan secara seimbang demi memberikan dampak positif yang lebih luas bagi keluarga dan masyarakat. (Fanly)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP