Camat Kauditan Buka Musrembang Desa Treman

oleh -862 views
Foto: Musrembang Desa Treman

Minahasa Utara, Inspirasikawanua.com – Pemerintah Desa Treman Kecamatan Kauditan menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Desa yang dilaksanakan di Balai Desa Treman, Selasa 28 Januari 2020 dan dibuka oleh Camat Kauditan Royke Rampengan didampingi Hukum Tua (Kumtua) Desa Treman Bernadus Benny Dumanauw.

Kegiatan ini dihadiri oleh 18 kepala jaga dan juga para tokoh masyarakat serta para mantan Kumtua. Musrenbang ini membahas pembangunan Desa Treman lewat anggaran tahun 2021 mendatang. Dalam Musrenbang ini, satu hal yang menonjol dalam aspirasi masyarakat yakni terkait adanya permintaan soal penetapan status desa untuk menjadi desa budaya, disisi lain ada juga yang meminta untuk jadi desa wisata.
Menanggapi usulan warga ini, Camat Kauditan Royke Rampengan mengatakan jika usulan itu memang baik, namun harus mengikuti aturan yang ada.

“Pemkab Minut terus memacu sektor pariwisata yang ada di masing-masing desa di daerah ini. Namun untuk mengubah status suatu desa itu tidak mudah,” tandas Rampengan.

Rampengan menjelaskan, untuk mengubah status desa, itu ada persyaratan khusus. Apalagi jika akan diubah menjadi desa budaya. Sebab nantinya dalam desa itu akan ada pemerintahan tersendiri yang dipimpin oleh kepala adat.

“Harus ada Perbup dan Perda karena nantinya dalam desa itu ada pemerintahan sendiri,” katanya.

Untuk itu, dirinya meminta jika pemerintah dan masyarakat Desa Treman terlebih dahulu memacu pengembangan wisata yang ada di tempat itu.

“Selain ada KEK Pariwisata di Likupang, ada juga kawasan penyangga seperti yang ada di Desa Treman ini. Pariwisata perlu dipacu supaya ada pendapatan buat desa. Nantinya akan didukung oleh anggaran APBD dan APBN,” tambahnya.

Kumtua Desa Treman, Bernadus Benny Dumanauw mengakui jika desa yang dipimpinnya memiliki berbagai lokasi wisata yang masih perlu dikembangkan sarana infrastruktur pendukungnya. Untuk itu diharapkan jika Pemkab Minut, Pemprov Sulut hingga kementerian terkait bisa ikut mendukung usulan masyarakat yang menginginkan desa tersebut maju dalam sektor pariwisata.

“Usulan warga ini sangat baik sehingga kami perlu dukungan semua pihak,” katanya.

Guna memajukan pembangunan desa, tambah Dumanauw, pihaknya sudah membangun beberapa sarana pendukung lainnya yang dibiayai oleh Dana Desa (Dandes). Ini dibuktikan jika Dandes tahun kemarin telah dibangun jalan aspal perkebunan, paving blok di jaga 18, pemasangan betonisasi di beberapa jaga dan draninase. Dan pada tahun 2020 ini ada 8 item proyek fisik lewat Dandes dimana lain merupakan lanjutan pengerjaan bahu jalan di beberapa jaga, drainasse serta pembuatan talud sekitar mata air.

“Kami harap usulan warga ini bisa terealisasi tahun depan. Sebab selama saya memimpin desa ini, tidak pernah ada hasil Musrenbang Desa Treman yang disetujui oleh Pemkab Minut,” tutupnya.(jos)

 1,762 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *