,

Bupati Minahasa Selatan FDW Pimpin Rapat Koordinasi Seluruh Kepala Puskesmas, Perkuat Pelayanan Kesehatan Primer untuk Masyarakat

oleh


Minsel, www.inspirasikawanua.com – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., secara langsung memimpin Rapat Koordinasi bersama seluruh Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) se-Kabupaten Minahasa Selatan yang berlangsung meriah di Aula Utama Kantor Bupati Minahasa Selatan. Acara yang dihadiri oleh ratusan peserta ini menjadi tonggak penting dalam upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang sampai ke tingkat akar rumput masyarakat.

Rapat koordinasi yang diselenggarakan dalam rangka memperkuat tata kelola pelayanan kesehatan primer ini bukan hanya sekadar pertemuan rutin, melainkan bagian dari komitmen yang mendalam dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk menjadikan puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan yang efektif, terpercaya, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Dalam konteks pembangunan kesehatan daerah saat ini, puskesmas memiliki peran yang sangat krusial karena menjadi fasilitas kesehatan pertama yang dapat diakses oleh sebagian besar penduduk, terutama di wilayah pedesaan dan pelosok yang membutuhkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas.

“Kita menyadari bahwa tantangan pembangunan kesehatan di era sekarang ini tidak bisa diatasi dengan cara yang konvensional. Perubahan paradigma dibutuhkan, di mana kepala puskesmas tidak hanya berperan sebagai penanggung jawab teknis pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pemimpin dan manajer yang profesional,” ujar Bupati Franky Donny Wongkar dalam arahannya yang penuh semangat.


Agenda utama rapat difokuskan secara mendalam pada dua poin krusial, yaitu Penguatan Peran Kepala Puskesmas dalam Manajemen Puskesmas serta Optimalisasi Koordinasi Pelayanan Kesehatan antar berbagai pihak. Dalam pembahasan yang sangat intensif, para peserta membahas berbagai aspek mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, pengelolaan anggaran dan sarana prasarana, hingga bagaimana menyelaraskan program-program kesehatan dengan kebutuhan lokal masing-masing wilayah.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan memandang bahwa kepemimpinan yang kuat di tingkat puskesmas adalah kunci utama dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Tantangan yang dihadapi saat ini meliputi meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan akibat pertumbuhan penduduk, perubahan pola penyakit, serta tuntutan masyarakat akan pelayanan yang lebih cepat, tepat, dan ramah. Hal ini menuntut kepala puskesmas untuk memiliki kemampuan manajerial yang mumpuni, serta kemampuan untuk membangun koordinasi yang efektif baik dengan jajaran internal puskesmas maupun dengan berbagai pihak terkait seperti pemerintah kecamatan, desa, organisasi masyarakat, serta pihak swasta yang berkepentingan.

Baca juga:  Legislator DPRD Minsel Ikuti Sosialisasi Penginputan Pokir Melalui SIPD

Dalam pidatonya yang panjang dan penuh makna, Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa peran kepala puskesmas sangat strategis dan multidimensi. “Kepala puskesmas bukan hanya seorang pemimpin dalam lingkup fasilitas kesehatan itu sendiri, tetapi juga harus menjadi agen perubahan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di wilayahnya. Anda harus mampu memastikan bahwa seluruh sumber daya – mulai dari tenaga kesehatan, obat-obatan, alat kesehatan, hingga program-program yang berjalan – dapat dikelola secara optimal untuk memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” jelasnya.


Menurut Bupati, kualitas pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat sangat ditentukan oleh seberapa baik kepala puskesmas mampu membangun kepemimpinan yang adaptif dan responsif terhadap perubahan. Selain itu, penting juga untuk memperkuat koordinasi internal antar bagian di dalam puskesmas serta koordinasi lintas sektor dengan berbagai stakeholder terkait. “Kesehatan bukan hanya urusan Dinas Kesehatan atau puskesmas saja, melainkan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat. Oleh karena itu, kepala puskesmas harus mampu menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan,” tambahnya.

Rapat yang berlangsung selama lebih dari empat jam ini juga menjadi kesempatan bagi para kepala puskesmas untuk berbagi pengalaman, menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, serta mengajukan usulan-usulan konstruktif untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di daerah masing-masing. Beberapa poin penting yang muncul dari diskusi antar peserta antara lain terkait dengan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan, peningkatan aksesibilitas layanan kesehatan di wilayah terpencil, optimalisasi penggunaan teknologi informasi dalam pengelolaan pelayanan kesehatan, serta peningkatan sinergi dengan program-program kesehatan nasional dan provinsi.

Hadir dalam pertemuan yang sangat penting ini juga sejumlah pejabat tinggi pemerintah daerah, antara lain Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat sekaligus Sekretaris Daerah, Sonny Makaenas, A.P., S.IP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa Selatan. Dalam sambutannya, Sonny Makaenas menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu faktor kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. “Kita akan terus berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi para tenaga kesehatan, termasuk para kepala puskesmas, melalui berbagai program pelatihan dan pengembangan karir yang terencana dan berkelanjutan,” ucapnya.

Baca juga:  Camat Warbung Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Aparatur Desa Watutumou II


Turut hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan, dr. Wiwin Opod, M.K.M., beserta seluruh jajarannya. Dalam paparannya, dr. Wiwin Opod menjelaskan berbagai program dan kebijakan yang sedang dan akan dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan untuk mendukung peran puskesmas sebagai fasilitas kesehatan primer. “Kita sedang menyusun berbagai kebijakan dan pedoman yang lebih jelas untuk membantu kepala puskesmas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu, kita juga akan meningkatkan pemantauan dan evaluasi secara berkala untuk memastikan bahwa program-program yang berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Melalui rapat koordinasi yang sukses ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan kembali menegaskan komitmennya yang tak pernah pudar untuk terus memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang profesional, responsif, dan berkelanjutan. Penguatan kapasitas kepemimpinan kepala puskesmas diharapkan tidak hanya mampu mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer, tetapi juga dapat mempercepat pencapaian target pembangunan kesehatan daerah serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di bidang kesehatan.

“Kita memiliki harapan besar bahwa dengan peran kepala puskesmas yang semakin optimal, pelayanan kesehatan di Kabupaten Minahasa Selatan akan semakin baik dan mampu menjawab harapan masyarakat. Kita akan terus berjalan bersama-sama, berkolaborasi dengan semua pihak, untuk menciptakan generasi muda yang sehat dan masyarakat yang sejahtera,” pungkas Bupati Franky Donny Wongkar dalam penutup rapat.

Para kepala puskesmas yang hadir menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Mereka berkomitmen untuk menerapkan seluruh hasil pembahasan dari rapat koordinasi ini di lapangan, guna memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Minahasa Selatan. (Fanly)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP