
Mjnsel, www.inspirasikawanua.com – Musibah kebakaran yang melanda Gedung Gereja Jemaat Imanuel Kawangkoan Bawah, Wilayah Amurang II, Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat pada Kamis dini hari, 6 Agustus 2026, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Tak lama setelah peristiwa itu terjadi, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., langsung turun ke lokasi untuk meninjau secara langsung dampak yang ditimbulkan sekaligus menyampaikan rasa simpati dan dukungan kepada seluruh jemaat yang berduka.
Musibah api yang berkobar sekitar pukul 01.10 WITA dini hari tadi menyisakan keprihatinan mendalam. Bangunan rumah ibadah yang menjadi pusat rohani dan tempat berkumpulnya ribuan umat itu kini tampak rusak parah akibat jilatan api. Sesampainya di lokasi, Bupati Franky menyaksikan langsung sisa-sisa bangunan gereja yang hangus terbakar, menelusuri bagian-bagian yang masih tersisa, serta memantau sejauh mana kerusakan yang terjadi akibat peristiwa tersebut.

Dalam kunjungan penuh kehangatan itu, Bupati juga meluangkan waktu untuk berinteraksi secara langsung dengan para pelayan khusus serta warga jemaat yang hadir di lokasi. Ia mendengarkan keluh kesah dan perasaan kehilangan yang dirasakan umat, menyampaikan bahwa kehadirannya adalah wujud nyata kepedulian dan perhatian Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan terhadap musibah yang menimpa mereka.
“Saya datang ke sini untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam sekaligus memastikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berdiri berdampingan bersama seluruh jemaat GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah di tengah masa sulit ini. Kerja keras dan kebersamaan kita adalah kekuatan yang akan membawa kita bangkit kembali,” ujar Bupati Franky di hadapan para jemaat.

GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah bukan sekadar bangunan gereja, melainkan rumah rohani yang melayani sebanyak 2.192 anggota jemaat yang tergabung dalam 27 kolom, menurut data terbaru dari dasbor informasi GMIM yang tercatat per 8 Mei 2026. Kebakaran yang menghancurkan gedung ini tentu menjadi pukulan berat bagi seluruh komunitas jemaat yang selama ini menjadikannya sebagai pusat ibadah, pelayanan, dan persekutuan.
Di tengah kesedihan yang melingkupi, Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk tidak berdiam diri. Pemerintah berjanji akan terus berkoordinasi secara erat dengan berbagai pihak terkait, baik dari unsur pemerintah provinsi, pihak GMIM, maupun lembaga-lembaga terkait lainnya, guna menyusun langkah-langkah penanganan pascakebakaran yang tepat sasaran dan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

Tujuan utamanya adalah agar segala urusan pemulihan dapat berjalan lancar, dan yang paling utama — agar aktivitas peribadatan dan pelayanan jemaat dapat kembali berjalan dengan baik, teratur, dan sejahtera dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Dukungan pemerintah juga diarahkan untuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan mendesak serta membantu proses pemulihan agar rumah ibadah yang menjadi kebanggaan ini dapat dibangun kembali dengan lebih baik dan kokoh.
Para jemaat yang hadir tampak menyambut hangat perhatian dan kehadiran Bupati Franky, yang memberikan semangat baru dan harapan di tengah suasana duka. Dengan kepedulian nyata dari pemerintah serta semangat persatuan yang tetap tegak di kalangan jemaat, diyakini GMIM Imanuel Kawangkoan Bawah akan mampu bangkit kembali dari musibah ini, menjadi saksi bahwa kasih dan persekutuan tidak akan pernah padam sekalipun diterpa ujian yang berat. (Fanly)
![]()





