
MANADO, www.inspirasikawanua.com — Polemik proses Pergantian Antarwaktu (PAW) anggota DPRD Sulawesi Utara (Sulut) yang dikaitkan dengan pergantian posisi Billy Lombok terus menjadi sorotan. Dugaan adanya permintaan sejumlah uang dalam proses PAW tersebut menyeret sejumlah nama, termasuk Sekretaris DPD Partai Demokrat Sulut, Stendy Stentje Rondonuwu (SSR).
Menanggapi tudingan tersebut, Rondonuwu angkat bicara dan membantah tegas keterlibatannya dalam dugaan mahar politik maupun aliran uang sebagaimana rumor yang beredar.
SSR mempertanyakan dasar tudingan tersebut, khususnya mengenai bukti dan saksi yang dapat membuktikan bahwa dirinya menerima atau meminta uang dalam proses PAW Billy Lombok.
“Terkait rumor tersebut tidak benar” tegas Rondonuwu.
Menurutnya, tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan transaksi dalam proses PAW tersebut tidak memiliki dasar yang jelas apabila tidak disertai bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
Menurut SSR Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat Sulut, Mor Bastian, juga telah membantah adanya persoalan sebagaimana rumor yang beredar terkait proses PAW tersebut, dan menurut ketua juga persoalan tersebut bahkan telah dikonfirmasi kepada Jhon Sumual. Dan Sumual menyampaikan bahwa situasi yang sebenarnya tidak seperti informasi yang beredar dan dirinya tidak pernah menyampaikan pernyataan tersebut kepada wartawan.
“Ketua juga sudah konfirmasi kepada Pak Jhon Sumual. Beliau katakan bahwa tidak seperti itu keadaannya dan beliau tidak pernah sampaikan apa-apa kepada wartawan,” kata SSR.
Pernyataan tersebut disampaikan SSR untuk meluruskan informasi yang berkembang sekaligus membantah keterlibatan dirinya dalam dugaan permintaan atau penerimaan dana yang dikaitkan dengan proses PAW.
Sebelumnya, beredar informasi mengenai adanya dugaan permintaan dana dalam proses PAW Billy Lombok yang disebut-sebut melibatkan Jhon Sumual.
Dalam informasi yang beredar, muncul angka hingga Rp1,7 miliar, yang kemudian disebut mengalami negosiasi menjadi angka berbeda dalam rangkaian komunikasi terkait proses PAW.
Nama beberapa kader dan pengurus Partai Demokrat Sulut kemudian ikut disebut dalam rangkaian informasi tersebut, termasuk Stendy Rondonuwu.
Namun, seluruh informasi mengenai dugaan permintaan maupun aliran dana tersebut masih membutuhkan pembuktian lebih lanjut. Terlebih, pihak yang namanya disebut telah memberikan bantahan dan meminta agar informasi tersebut diuji berdasarkan bukti serta saksi. (Josua)
![]()





