SDA Dikelolah Swasta Harga Selangit Buat Warga Agape Kesusahan, Bupati JG : Segera Ditindaklanjuti

oleh

 

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com –  Air merupakan kebutuhan utama yang tidak bisa dipisahkan dari manusia. Karenanya untuk kesejahteraan masyarakat, Pemerintah Republik Indonesia mengeluarkan dan menetapkan, Undang Undangan (UU) Nomor 17 Tahun 2019 tentang sumber daya air (SDA).

Dalam UU tersebut menegaskan jika atas dasar penguasaan negara terhadap Sumber Daya Air, Pemerintah Pusat dan atau Pemerintah Daerah diberi tugas dan wewenang untuk mengatur dan mengelola Sumber Daya Air, termasuk tugas untuk memenuhi kebutuhan pokok minimal sehari-hari atas Air bagi masyarakat.

Di samping itu, Undang-Undang ini juga memberikan kewenangan Pengelolaan Sumber Daya Air kepada pemerintah desa, atau yang disebut dengan nama lain, untuk membantu pemerintah dalam Pengelolaan Sumber Daya Air serta mendorong prakarsa dan partisipasi masyarakat desa dalam Pengelolaan Sumber Daya Air di wilayahnya.

Baca juga:  Ketahanan Pangan, Pemdes Kawiley Bangun Jalan Perkebunan dan Menanam Jagung

Hal tersebut berbanding terbalik di Perumahan Agape Griya di desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan. Untuk pengelolaan SDA dikelola oleh pihak Swasta dalam hal ini Developer. Dan diduga pihak developer juga menjual kepada masyarakat dengan harga tidak sesuai harga yang ditetapkan pemerintah. Hal tersebut membuat warga Perum Agape Griya bukanya sejahtera sesuai undang-undang, malah menderita dan terbebani dengan biaya air yang begitu besar.

Wanda salah satu warga Agape berharap Bupati Joune Ganda agar kiranya dapat memperhatikan masalah dan keluhan warga Perum Agape Griya Tumaluntung.

Baca juga:  19.019 Paket Bansos di Serahkan Wagub Kandouw Bagi Warga Mitra dan Minahasa Terdampak Covid 19

“Kami juga warga Minut, kami memohon pak Bupati agar kiranya dapat mencarikan solusi permasalahan Air yang kami hadapi di Agape. Kalau bisa kami meminta pemerintah dapat mengambil alih tentang pendistribusian air di Perum Agape ini. Agar kami tidak membayar mahal air. Kiranya pak Bupati dapat membantu kami,” harap Wanda yang diamini warga Agape yang lain.

Atas keluhan warga tersebut, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda SE MAP MM MSi menegaskan jika hal tersebut akan segera ditindaklanjuti.

“Segera akan ditindaklanjuti,” tulis Bupati JG lewat pesan WhatsApp saat dikonfirmasi media ini. (Josua)

Loading