
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan kembali membuktikan keseriusannya dalam memajukan kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Hal ini terlihat jelas dalam kegiatan penandatanganan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) bagi penerima Bantuan Biaya Pendidikan Minahasa Selatan Maju Tahun 2026, yang berlangsung khidmat di ruang kerja Bupati, Kantor Bupati Minahasa Selatan.
Dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., kegiatan ini bukan sekadar seremonial penandatanganan dokumen, melainkan tonggak penting yang menunjukkan kepedulian nyata pemerintah daerah terhadap masa depan generasi mudanya. Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta yang secara khusus disalurkan kepada 180 mahasiswa jenjang Sarjana Satu (S1) dan Diploma Empat (D4) yang sedang berada di tahap akhir penyelesaian studi mereka.

Dalam sambutannya, Bupati Franky Wongkar menyampaikan bahwa program ini adalah wujud nyata janji pemerintah untuk tidak membiarkan putra-putri terbaik Minahasa Selatan terhambat menyelesaikan pendidikan hanya karena keterbatasan biaya. “Pendidikan adalah hak setiap warga, dan merupakan tanggung jawab kita bersama untuk memastikan tidak ada satu pun anak daerah yang berhenti di tengah jalan. Dukungan ini kami berikan agar kalian bisa fokus menyelesaikan studi dengan hasil terbaik, kelak kembali mengabdi dan membawa perubahan bagi kampung halaman,” ujar Bupati dengan penuh semangat di hadapan para mahasiswa.
Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan beriringan dengan pembentukan karakter dan kemandirian. Oleh karena itu, kegiatan ini juga diisi dengan sosialisasi peningkatan kapasitas kewirausahaan bagi para penerima bantuan. Pemerintah ingin memastikan generasi muda Minahasa Selatan tidak hanya memiliki kecerdasan akademik yang mumpuni, tetapi juga jiwa yang tangguh, kreatif, berani berinovasi, dan mampu menciptakan peluang kerja sendiri, bukan sekadar pencari kerja.

Langkah ini sepenuhnya selaras dengan misi utama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, yaitu “Mewujudkan fondasi transformasi sosial melalui sumber daya manusia yang sehat, berdaya saing dan berbudaya Pancasila”. Pembangunan manusia tidak dilihat secara parsial, melainkan menyeluruh: mencakup ilmu pengetahuan, keterampilan, kemandirian, hingga pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai jati diri bangsa dan daerah.
Mengusung tema “Peran Pemuda dan Mahasiswa untuk Perubahan Minahasa Selatan Maju”, Bupati Franky mengajak seluruh mahasiswa yang hadir untuk menjadikan tema ini bukan sekadar kata-kata indah, melainkan kesadaran dan komitmen yang hidup di setiap langkah perjuangan mereka. “Kalian adalah agen perubahan. Apa yang kalian pelajari hari ini, adalah investasi bagi kemajuan Minahasa Selatan di masa depan. Jadilah generasi yang berpendidikan tinggi, berkarakter mulia, mandiri, dan selalu menjaga persatuan serta nilai-nilai budaya kita,” pesannya.

Kegiatan yang penuh makna ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi daerah dan mitra strategis pemerintah, antara lain: Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Minahasa Selatan, Sonny Makaenas, AP., S.I.P., M.Si.; Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa Selatan, Dr. Fietber Raco, S.Pd., M.Si.; serta Pimpinan Cabang Bank SulutGo Amurang, Fitri Tuwaidan. Acara dibuka dengan doa yang dipimpin oleh Pendeta Friska Heydemans, M.Th., dihadiri pula oleh seluruh jajaran perangkat daerah terkait dan 180 mahasiswa penerima manfaat yang tampak antusias dan penuh harapan.
Melalui sinergi yang erat antara pemerintah daerah, lembaga pendukung, dan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi mudanya, Minahasa Selatan optimis akan terus melangkah maju menuju daerah yang semakin sejahtera, mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di kancah yang lebih luas. Para mahasiswa pun berjanji akan menjaga amanah ini dengan sebaik-baiknya, belajar sungguh-sungguh, dan kelak menjadi bagian dari kekuatan besar yang membawa Minahasa Selatan ke arah yang lebih baik. (Fanly)
![]()





