Ditetapkan Darurat Bencana, Pemkab Minut Gercep Buat Posko Atasi Bencana Di Beberapa Titik Dan Segera Salurkan Bantuan

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Akibat curah hujan dengan intensitas yang tinggi, mengakibatkan bencana seperti banjir dan tanah longsor di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa Utara (Minut). Berdasarkan hal tersebut pemerintah Kabupaten Minut menetapkan Minut dalam darurat bencana alam.

Penetapan Kabupaten Minut darurat bencana alam, ditetapkan setelah diadakannya rapat mendadak antara seluruh kepala OPD, Sekda, para Camat dan unsur Forkopimda Kabupaten Minut yang dipimpin langsung oleh Bupati Joune Ganda.

Dalam rapat kordinasi mendadak tersebut, Bupati meminta setiap laporan keadaan masing-masing wilayah kepada camat – camat. Bupati yang sempat turun langsung ke lokasi bencana menyampaikan juga ada beberapa desa yang terisolir dan meminta kepada para Camat dan Hukum tua agar dapat memantau secara langsung masyarakatnya, dan melaporkan setiap keadaan darurat yang ada.

Ada beberapa camat yang memberikan laporan yaitu,

Camat Dimembe menyampaikan bahwa ada berapa titik bencana banjir salah satunya Matungkas dan tidak ada yang mengungsi, dan jalan Tetey yang rusak parah akibat air kencang.
Lalu Camat Likupang Timur, melaporkan terkait Desa Sarawet jaga tiga, mengalami banjir tetap sudah ada Posko desa sementara.
Kemudian Camat Likupang Selatan melaporkan jika terdapat  2 desa yang terkena bencana banjir akibat meluapnya sungai yang ada di kedua desa tersebut.
yaitu Desa Batu ada 49 KK dan Desa Werot 15 KK terdampak Bencana. Dan untuk saat ini sudah ada dapur umum.
Lanjut Camat Likupang Barat melaporkan jika terdapat  2 Desa yang terdampak bencana yaitu Desa Munte 2 KK dan Termal 3 KK.
Lanjut, Camat Airmadidi yang melaporkan terkait robohnya tiang listrik di jalan sawangan tanggari tapi sudah diatasi.
Kemudian Camat Kalawat melaporkan jika terdapat 2 titik lokasi bencana longsor yaitu desa Kaleosan dan Kuwil ada longsor kecil tapi sudah teratasi. Ada juga 3 KK di  desa Watutumou perumahan Maumbi permai yang terdampak bencana.
Camat Kema melaporkan jika di wilayahnya tidak terjadi bencana dan aman terkendali.
Selanjutnya Camat Wori yang menyampaikan jika puskesmas Wori terdampak bencana banjir dan ada juga jembatan di desa Minaesa putus.
Sedangkan Camat Kauditan tidak mengikuti rapat dan menyampaikan laporannya.

Baca juga:  Penatua PKB GMIM Termuda Ini, Resmi Diteguhkan

Berdasarkan hal tersebut maka dalam Rakor mendadak yang digelar di ruang rapat Bupati dan diikuti juga dengan zoom, Jumat (27/01/2023) pukul 21.00 WITA, semua peserta rapat bersama Bupati sepakat menetapkan kondisi luar biasa yang ada bencana di kabupaten Minut sehingga menetapkan darurat bencana alam di Kabupaten Minut.

Bupati dalam arahannya dalam rapat tersebut menyatakan jika harus fokus pada penanganan bencana yang ada di Kabupaten Minahasa Utara.
Posko bencana langsung harus dibuat dan segera menyiapkan makanan siap saji bagi masyarakat yang terdampak bencana alam.

Baca juga:  Pemdes Libas Saluran BLT DD 2023 Tahap I Ke 53 KPM

“Kabupaten Minut saat ini dalam Keadaan darurat bencana alam. Langkah-langkah yang harus kita lakukan yaitu harus cepat menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana,” tegas Bupati sembari mengakiri Rakor terkait bencana dan penetapan Minut dalam darurat bencana alam. (Josua)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *