Viral Keluhan Jalan Rusak Diduga Dampak Kendaraan Perusahaan, Warga Paputungan Desak PT. BMW dan Pemkab Minut Segera Bertindak

oleh
Jalan Rusak Desa Paputungan.
Jalan Rusak Desa Paputungan.

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com— Warga desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, mengeluhkan kondisi jalan rusak yang membentang dari pintu masuk desa hingga ke dalam kampung. Kerusakan tersebut diduga akibat aktivitas kendaraan berat milik PT. Bhineka Manca Wisata (BMW) yang kerap melintas di jalur tersebut.

Meski beberapa titik telah dilakukan penambalan, warga menilai perbaikan itu belum efektif. Jalan tetap berlubang dan tergenang air saat hujan, sehingga menghambat aktivitas masyarakat sehari-hari.

Keluhan ini sebelumnya juga disuarakan Richard Mukau melalui media sosial Facebook. Saat dikonfirmasi media, Richard mengaku prihatin dengan kondisi tersebut meski saat ini dirinya berada di luar desa.

“Saya memang sudah di luar desa, tapi sering pulang menjenguk orang tua di Paputungan. Sangat disayangkan kondisi jalan seperti ini. Harapan kami pihak perusahaan dan pemerintah kabupaten bisa segera membangun jalan ini karena ini satu-satunya akses keluar masuk Desa Paputungan dan juga Jayakarsa,” ujarnya.

Baca juga:  Jabatan Camat Dan Sekcam Liktim Disertijabkan

Saat media ini mengunjungi Desa Paputungan, Jumat (13/2/2026), sejumlah warga turut menyampaikan keluhan serupa. Mereka menuturkan jalan rusak sangat mengganggu aktivitas, terutama bagi anak-anak sekolah.

“Kasihan kalau anak-anak berangkat sekolah berjalan kaki. Apalagi kalau hujan, jalan jadi seperti sungai kecil. Anak-anak harus melepas sepatu. Bahkan kalau tidak punya kendaraan, tidak bisa lewat karena genangan airnya dalam,” ungkap beberapa warga.

Sementara itu, Pejabat Hukum Tua Paputungan, Rustan Devie Tatumang, melalui Kepala Seksi Perencanaan Jun Kacombo, membenarkan adanya kerusakan jalan dari pertigaan masuk desa hingga ke dalam wilayah desa.

Menurutnya, pemerintah desa telah menindaklanjuti keluhan masyarakat dan telah berkoordinasi dengan pihak perusahaan. Dari hasil komunikasi tersebut, diperkirakan pembangunan jalan dari pintu masuk hingga gedung mess atau bangunan Dorm Monitoring PT BMW akan dilaksanakan setelah perayaan Idul Fitri 2026.

Baca juga:  Gelar Reses, DMR Serap Aspirasi Masyarakat Wori

Sedangkan untuk lanjutan jalan dari area mess hingga ke ujung Pantai Paputungan, pemerintah desa diminta menyusun proposal pembangunan untuk diajukan kepada PT BMW dengan tembusan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.

Terpisah, Camat Likupang Barat Maikel Parengkuan juga membenarkan kondisi kerusakan jalan tersebut. Ia menyatakan pemerintah desa telah beberapa kali berkoordinasi dengan pihak kecamatan, namun hingga kini belum ada realisasi dari perusahaan.

“Untuk jalan dari Desa Paputungan hingga Pantai Paputungan sudah diusulkan melalui musrenbang kecamatan dan menjadi skala prioritas. Nantinya akan dibawa ke musrenbang Kabupaten Minahasa Utara,” jelas Parengkuan.

Warga berharap janji pembangunan tidak sekadar wacana, mengingat jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas pendidikan, ekonomi, dan mobilitas masyarakat dua desa. (Josua)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP