
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang bersih dan transparan. Bupati Franky Donny Wongkar secara langsung membuka “entry meeting” pemeriksaan laporan keuangan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk Tahun Anggaran 2025. Acara yang berlangsung di Kantor Bupati ini menandai dimulainya audit profesional yang bertujuan untuk memastikan akuntabilitas dan kesehatan finansial BUMD kebanggaan masyarakat Minahasa Selatan.
“Audit ini krusial untuk memberikan gambaran yang jelas dan akurat tentang kondisi keuangan PDAM,” tegas Bupati Franky Donny Wongkar dalam sambutannya. Beliau menekankan pentingnya penyajian informasi keuangan yang wajar dan dapat dipertanggungjawabkan. Lebih lanjut, Bupati berharap hasil audit ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi juga menjadi landasan untuk perbaikan dan peningkatan pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Tim dari Kantor Akuntan Publik (KAP) Drs. Harly Weku & Priscilia, yang dipimpin langsung oleh Harly Weku, CPA, bersama anggota tim Priscilia Weku, St. Salma Rela, dan Herlina Lusu, akan mengaudit secara mendalam laporan keuangan PDAM. Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, bersama jajaran Direksi dan Karyawan PDAM, menyatakan kesiapan penuh untuk bekerja sama dan menyediakan seluruh data serta dokumen yang diperlukan.
“Kami berkomitmen untuk kooperatif dan transparan selama proses audit berlangsung,” ujar salah satu perwakilan dari jajaran Direksi PDAM. Keterbukaan ini diharapkan dapat memperlancar proses pemeriksaan dan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif.

Selain tim auditor dan jajaran PDAM, “entry meeting” ini juga dihadiri oleh para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta perwakilan dari Perangkat Daerah terkait yang memiliki fungsi pengawasan dan pengelolaan keuangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Kehadiran mereka menunjukkan sinergi dan dukungan penuh dari seluruh elemen pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kinerja dan akuntabilitas PDAM.

Dengan dimulainya audit ini, diharapkan PDAM Minahasa Selatan dapat terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi seluruh masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas keuangan menjadi kunci utama dalam mewujudkan BUMD yang sehat, kuat, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah. (Fanly)
![]()





