
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Suasana khidmat dan semangat pembangunan mewarnai Lapangan Kantor Bupati Minahasa Selatan pada peringatan Hari Otonomi Daerah (OTDA) ke-30. Upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan panjang otonomi daerah di Indonesia dan menegaskan komitmen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata.

Dalam upacara tersebut, Bupati Franky Donny Wongkar membacakan sambutan tertulis Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, yang menyoroti tiga dekade otonomi sebagai tonggak sejarah desentralisasi kewenangan. Peringatan tahun ini mengusung tema strategis “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, yang mengandung makna mendalam bagi arah pembangunan Minahasa Selatan ke depan.


“Asta Cita” sendiri merupakan delapan cita-cita luhur yang ingin dicapai melalui otonomi daerah, yaitu:
– Pengelolaan Potensi Lokal yang Optimal: Memanfaatkan sumber daya alam dan manusia secara mandiri dan bertanggung jawab untuk meningkatkan pendapatan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
– Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik: Menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, dan akuntabel bagi seluruh masyarakat Minahasa Selatan.
– Pemerataan Pembangunan Infrastruktur: Membangun infrastruktur yang memadai di seluruh wilayah, termasuk jalan, jembatan, air bersih, sanitasi, dan listrik, untuk mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat.
– Pengembangan Ekonomi Lokal yang Berdaya Saing: Mendorong pertumbuhan sektor-sektor ekonomi unggulan daerah, seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri kreatif, agar mampu bersaing di pasar nasional dan internasional.
– Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia: Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan keterampilan masyarakat agar mampu berpartisipasi aktif dalam pembangunan.
– Pelestarian Lingkungan Hidup: Menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup sebagai warisan bagi generasi mendatang.
– Peningkatan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik: Mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan partisipatif.
– Penguatan Koordinasi dengan Pemerintah Pusat: Menjalin sinergi yang harmonis dengan pemerintah pusat untuk menyelaraskan program pembangunan nasional dan daerah.

Bupati Franky Donny Wongkar dalam wawancaranya usai upacara menyampaikan, “Melalui semangat Asta Cita, kami berkomitmen untuk menjadikan Minahasa Selatan sebagai daerah yang hebat dan mandiri. Kami akan terus berupaya mengoptimalkan potensi lokal, memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, dan mempercepat pemerataan ekonomi dan infrastruktur di seluruh wilayah.”
Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan untuk bersatu padu dan bekerja keras mewujudkan visi pembangunan daerah yang lebih baik. Kehadiran seluruh elemen pemerintahan dalam upacara tersebut mencerminkan soliditas dan komitmen untuk membangun Minahasa Selatan yang lebih maju dan sejahtera. (Fanly)
![]()





