Bikin Ketawa Usai Viral Di Medsos, Kesbangpol Minut Baru Cari Korban Jatuhnya Baliho Dan Minta Maaf, Masyarakat Sebut Bukan Soal Maaf-Maafan Ini Soal Etika Melayani

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Bisa dikatakan kabar baik namun menggelitik datang dari Badan Kesbangpol Minut. Setelah menjadi viral dan sempat membuat warganet geram terkait keluhan warga yang menjadi korban jatuhnya baliho, dan saat melapor ke OPD terkait yang bertanggung jawab yaitu Kesbangpol Minut, malah mendapat pelayanan yang tidak baik dari seorang Kaban Kesbangpol Minut Sammy Rompis, bahkan disebut miskin etika.

Dalam video yang beredar di media sosial seorang Kepala Badan Kesbangpol Sammy Rompis dengan angkuh dan sombongnya menjawab keluhan warga sambil duduk di atas meja.

Belakangan usai viral Kesbangpol Minut itupun karena mendapat teguran Bupati, segera mencari korban dan yang memposting video tersebut untuk meminta maaf.

Ternyata cara tersebut malah membuat warga Net dan masyarakat Minut dibuat tergelitik bahkan tertawa.

Baca juga:  Pimpinan Baru Bawaslu RI di Lantik Presiden Jokowi, Senator SBAN Liow Ucapkan Selamat Bagi Malonda

“Minta maaf itu sudah seharusnya. Atau karena so takut Bupati marah sampe pigi ba foto dengan korban Kong bilang sudah so minta maaf,” ujar Emon warga Minut kepada media ini di salah satu Rumkop di wilayah Airmadidi.

Sementara itu Welly warga Minut lainnya mengatakan, semua ini bukan soal permintaan maaf ke korban, tapi ini soal etika melayani dari seorang pejabat, Seorang Kaban Kesbangpol Minut.

“Yang saya tau jika dia Kaban Kesbangpol dia biasanya berhadapan dengan dengan Pendeta, Imam, LSM, Ormas dan lain-lain. Dengan cara dan etikanya seperti ini, takutnya saat dia berhadapan dengan masalah agama bisa kacau ini. Kalau model bigini bisa sampai isu sarah,” beber Welly saat dimintai tanggapan media ini.

Baca juga:  DMR Pindah, Siap Maju Pileg 2024 Minut Dari Dapil 1

Di sisi lain, sejumlah warga meminta Bupati Joune JE Ganda, SE, MAM, MM, M.Si, mengevaluasi kinerja SR. Mereka menilai apa yang diperlihatkan SR lewat video yang tersebar di Medsos merupakan sesuatu yang sangat mencoreng pemerintahan JGKWL.

“Jangan sampai ini jadi penyebab Kabupaten Minut masuk zona merah terkait dengan pelayanan masyarakat sebagaimana dirilis Ombudsman RI belum lama ini,” ujar Herman Karundeng.

Karenanya, demi menjaga nama baik JGKWL, ia menyarankan agar pejabat bermental seperti Kaban Kesbangpol Minut SR yang nampak miskin etika kiranya tidak dipakai lagi. “Toh, masih banyak juga ASN di Minahasa Utara ini yang memiliki etika jauh lebih baik,” harap warga. (Josua)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP