
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., memimpin rapat koordinasi penting dengan sejumlah perusahaan terkemuka. Tujuannya? Memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Minahasa Selatan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang inovatif. Rapat yang berlangsung di Kantor Bupati ini menandai langkah strategis pemerintah daerah dalam merangkul sektor swasta untuk pembangunan berkelanjutan.

Landasan Hukum yang Kuat
Inisiatif ini bukan sekadar wacana, tetapi memiliki landasan hukum yang kuat. Peraturan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan serta Peraturan Bupati Minahasa Selatan Nomor 1 Tahun 2025 menjadi dasar pelaksanaan program CSR ini. Tujuannya jelas: menciptakan harmoni antara pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan kelestarian lingkungan.
Fokus pada Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi
Dalam pertemuan tersebut, fokus utama adalah pelaksanaan program CSR yang berorientasi pada penguatan ketahanan pangan. Salah satu langkah konkretnya adalah pengadaan dan pembagian bibit cabai kepada siswa dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh Kabupaten Minahasa Selatan. Langkah ini diharapkan dapat memicu partisipasi aktif masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian sekaligus membantu mengendalikan inflasi harga pangan yang seringkali menjadi momok.

Asta Cita dan Generasi Z: Kolaborasi untuk Masa Depan Pertanian
Program ini selaras dengan program prioritas nasional Asta Cita, yang menekankan percepatan kemandirian dan swasembada pangan. Yang menarik, strategi yang ditekankan adalah melibatkan generasi muda, khususnya Gen Z, dalam pengembangan pertanian modern. Pemerintah daerah melihat potensi besar pada generasi ini untuk memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian dengan sentuhan teknologi dan inovasi.
Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha
Bupati Franky Donny Wongkar menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Melalui program CSR yang terarah dan berkelanjutan, diharapkan tercipta sinergi yang kuat dalam mendukung pembangunan daerah. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi Minahasa Selatan.
Deretan Perusahaan Ternama Mendukung Penuh
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu, S.H., M.Si., serta jajaran pejabat tinggi pratama dan perangkat daerah terkait. Yang lebih menggembirakan, sejumlah pimpinan dan perwakilan perusahaan besar turut hadir, menunjukkan komitmen mereka terhadap pembangunan daerah. Di antara perusahaan yang hadir adalah PT Cargill Indonesia, PT Sasa Inti, PT Tropica Coco Prima, PT Mega Daya Tangguh, PT Trimustika Coco Minahasa, PT Kelapa Jaya Lestari, PT Bank SulutGo, PT Nichindo Manado Suisan, PT Indomarco Prismatama, PT Sumber Alfaria Trijaya, PT Midi Utama Indonesia, serta Hesty Pandey, S.Sos.

Komitmen Bersama untuk Kesejahteraan Masyarakat
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum penting untuk membangun komitmen bersama antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Tujuannya adalah mengoptimalkan pelaksanaan program CSR secara tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan. Dengan sinergi yang kuat, Minahasa Selatan siap menjadi contoh daerah yang sukses membangun ketahanan pangan melalui kolaborasi yang inklusif dan inovatif. (Fanly)
![]()





