
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi stunting melalui kegiatan Rembuk Stunting Kabupaten Minahasa Selatan Tahun 2026 yang berlangsung di Kantor Bupati. Acara ini dihadiri oleh Bupati Franky Donny Wongkar, S.H., dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting (TP3S) Kabupaten Minahasa Selatan.

Bupati Franky Donny Wongkar dalam sambutannya menekankan bahwa stunting adalah masalah serius yang mempengaruhi kualitas sumber daya manusia, produktivitas, dan masa depan daerah. “Stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga masalah pembangunan. Kita harus memiliki kesamaan persepsi dan tindakan nyata yang terukur untuk mengatasi masalah ini,” tegasnya.
Rembuk Stunting ini menjadi wadah strategis untuk menyelaraskan langkah, mengevaluasi capaian, dan menajamkan program lintas perangkat daerah. Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan menargetkan lahirnya langkah-langkah konkret yang dapat diimplementasikan hingga ke tingkat desa. Kesepakatan yang dihasilkan diharapkan menjadi acuan kerja bersama agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan bagi peningkatan kualitas hidup keluarga dan anak-anak di Minahasa Selatan.
Wakil Bupati Theodorus Kawatu menambahkan bahwa TP3S akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program-program pencegahan stunting di seluruh wilayah Minahasa Selatan. “Kita harus memastikan bahwa setiap anak di Minahasa Selatan mendapatkan gizi yang cukup dan layanan kesehatan yang memadai,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu, S.H., M.Si., para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Camat, dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Selatan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan keseriusan dan komitmen seluruh elemen pemerintah daerah dalam mengatasi masalah stunting di Minahasa Selatan. Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, diharapkan Minahasa Selatan dapat mencapai target penurunan stunting dan menciptakan generasi penerus yang sehat, cerdas, dan berkualitas. (Fanly)
![]()





