
Jakarta, www.inspirasikawanua.com – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., turut hadir dalam Seminar Nasional Kongres VII Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) Tahun 2026 yang diselenggarakan di Lumire Hotel and Convention Center, Jakarta. Acara ini menjadi wadah bagi para pemikir dan tokoh intelektual dari seluruh Indonesia untuk membahas isu-isu strategis yang mendesak bagi keberlanjutan pembangunan bangsa.

Kegiatan diawali dengan ibadah pembukaan yang dipimpin oleh Kepala Departemen Penerjemahan dan Konsultan Ahli Lembaga Alkitab Indonesia (LAI), Pendeta Anwar Tjen, Ph.D. Dalam khotbahnya, Pendeta Anwar Tjen menekankan pentingnya peran kaum intelektual Kristen dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara.

Seminar nasional ini mengangkat tiga isu utama yang menjadi perhatian serius, yaitu ketahanan energi nasional dalam menghadapi transisi pembangunan, kedaulatan pangan di tengah ketidakpastian politik global, serta penguatan sumber daya manusia (SDM) di era kecerdasan buatan (AI) yang berlandaskan keadilan. Para peserta seminar secara aktif berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai solusi-solusi inovatif untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut.
Bupati Franky Donny Wongkar menyambut baik inisiatif PIKI dalam menyelenggarakan seminar nasional ini. Beliau berharap, hasil diskusi dan rekomendasi dari seminar ini dapat menjadi masukan berharga bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat dan efektif.
Drs. Benyamin Patondok, M.M., selaku Ketua Panitia Kongres VII PIKI, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi pemikiran dan peran kaum intelektual dalam menjawab tantangan zaman. “Perubahan global yang terjadi begitu cepat dan kompleks menuntut kita untuk terus beradaptasi dan mencari solusi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kongres VII PIKI diharapkan dapat menghasilkan rumusan-rumusan strategis yang dapat diimplementasikan secara konkret untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil, dan sejahtera. (Fanly)
![]()





