Kolaborasi FEB Unsrat dan PPIE FEB UI, Gelar Kuliah Tamu dan Sosialisasi Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi Bertema “Institutional Economics”

oleh

Manado, www.inspirasikawanua.com – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) berkolaborasi dengan Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi (PPIE) FEB Universitas Indonesia (UI) menggelar Kuliah Tamu dan Sosialisasi Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi dengan tema “Institutional Economics” di Gedung F2 Lantai 5 FEB Unsrat, pada Rabu (13/5/2026).

Dekan FEB Unsrat dalam sambutannya yang diwakili oleh Een Novritha Walewangko selaku Koordinator Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB Unsrat, menekankan pentingnya penguatan kerja sama antarperguruan tinggi guna meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan memperluas wawasan akademik mahasiswa maupun dosen.

“Kolaborasi akademik seperti ini sangat penting untuk memperkaya perspektif keilmuan civitas akademika. Melalui kerja sama dengan PPIE FEB UI, kami berharap mahasiswa dan dosen dapat memperoleh wawasan yang lebih luas terkait perkembangan ilmu ekonomi, khususnya ekonomi kelembagaan yang memiliki relevansi besar dalam pembangunan daerah maupun nasional,” ujar Dr. Een Novritha Walewangko.

Kuliah tamu ini menjadi wadah pertukaran gagasan akademik sekaligus memperkuat sinergi antar perguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan dan penelitian di bidang ekonomi, dengan narasumber utama Ketua Program Studi PPIE FEB UI, Yohanna M.L. Gultom.

Baca juga:  120 Warga Desa Tiwoho Kecipratan BLT Dandes Tahap 3

Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai konsep penting dalam ekonomi kelembagaan (Institutional Economics), mulai dari peran institusi dalam pembangunan ekonomi, efektivitas kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, hingga tantangan pembangunan di negara berkembang.

Lebih lanjut, Gultom menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sumber daya, tetapi juga oleh kualitas institusi yang mengatur interaksi sosial, ekonomi, dan politik dalam masyarakat.

“Institusi yang kuat menciptakan kepastian hukum, meningkatkan kepercayaan publik, mendorong investasi, dan pada akhirnya mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Oleh karena itu, pembangunan institusi harus menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan suatu daerah maupun negara,” jelas Yohanna Gultom.

Ia juga memaparkan hubungan antara institusi formal seperti regulasi dan kebijakan pemerintah dengan institusi informal seperti norma sosial, budaya, dan nilai-nilai masyarakat yang turut memengaruhi aktivitas ekonomi modern.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi Program Pascasarjana Ilmu Ekonomi FEB UI, dimana peserta bisa memperoleh informasi mengenai program studi, kurikulum, peluang riset, jejaring akademik, serta mekanisme penerimaan mahasiswa baru di PPIE FEB UI.

Baca juga:  Saat Hadiri Misa Syukur 100 Tahun Tarekat MSC, Sekdaprov Silangen Harap Sinergitas Dengan Umat Katholik Terus Terjalin Demi Kemajuan Dan Kesejahteraan Bersama

Selain itu, ini menjadi salah satu wujud komitmen FEB Unsrat dalam menghadirkan atmosfer akademik yang aktif, inovatif, dan responsif terhadap perkembangan isu-isu ekonomi kontemporer. Melalui kerja sama yang terus diperkuat dengan PPIE FEB UI, diharapkan tercipta peluang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada kuliah tamu semata, tetapi dapat menjadi awal dari kerja sama yang lebih strategis dan berkelanjutan antara FEB Unsrat dan PPIE FEB UI dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tutup Yohanna Gultom.

Melalui kegiatan ini, FEB Unsrat dan PPIE FEB UI kembali menegaskan komitmennya untuk membangun jejaring akademik yang kuat serta menghasilkan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu ekonomi dan pembangunan bangsa. (*)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP