
MINAHASA UTARA, www.inspirasikawanua.com — Kepedulian terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali ditunjukkan masyarakat Minahasa Utara. Kali ini, Komunitas Mobil Pickup Taraya ikut turun tangan membantu proses pemadaman kebakaran yang terjadi di belakang SMK Negeri 1 Airmadidi, Rabu (23/9/2026).
Sejumlah mobil pickup yang tergabung dalam komunitas tersebut terpantau mengangkut tong berisi air menuju lokasi kebakaran. Air kemudian dipindahkan ke mobil pemadam untuk digunakan dalam upaya penyiraman dan pemadaman api.
Aksi tersebut mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Minahasa Utara sekaligus Ketua Fraksi Gerindra, Arnaldo Kamagi. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Komunitas Mobil Pickup Taraya yang telah menunjukkan kepedulian dan tidak tinggal diam dalam menghadapi kebakaran hutan.
“Saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Mobil Pickup Taraya yang hari ini ikut berpartisipasi membantu pemadaman api. Ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan yang sangat berarti dalam situasi seperti ini,” ujar Arnaldo yang juga sebagai anggota Komunitas Taraya.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam membantu petugas di lapangan merupakan bentuk solidaritas yang patut diapresiasi, terlebih ketika upaya pemadaman membutuhkan dukungan tambahan, termasuk dalam hal ketersediaan air.
Arnaldo juga berharap semangat gotong royong seperti yang ditunjukkan Komunitas Mobil Pickup Taraya dapat terus dipertahankan, terutama dalam menghadapi kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat dari berbagai pihak.
“Saya secara pribadi menyampaikan terima kasih atas kepedulian teman-teman dari Komunitas Pickup Taraya. Semoga apa yang dilakukan hari ini bisa menjadi contoh bahwa penanganan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama kita semua,” imbuh Arnaldo.
Sementara itu, Ketua Komunitas Mobil Pickup Taraya, Brezy Wuisan, mengatakan keterlibatan komunitas dalam membantu pemadaman merupakan bentuk kepedulian terhadap kondisi yang terjadi di wilayah Airmadidi tepat di bawah kaki gunung Klabat.
“Kami melihat ada kebakaran dan kondisi seperti ini tidak bisa kita biarkan begitu saja. Kalau kami punya kendaraan yang bisa digunakan untuk mengangkut air, kenapa tidak kita manfaatkan untuk membantu petugas di lapangan?” ujar Brezy.
Ia menegaskan, kehadiran Komunitas Taraya di lokasi bukan untuk mencari perhatian, melainkan sebagai bentuk kepedulian dan semangat gotong royong.
“Yang terpenting bagi kami adalah bagaimana bisa membantu. Kami berharap apa yang kami lakukan bersama teman-teman komunitas hari ini bisa sedikit meringankan pekerjaan petugas yang sedang berjuang memadamkan api,” tambahnya.
Brezy juga mengajak seluruh anggota komunitas dan masyarakat untuk tetap menjaga kepedulian terhadap lingkungan serta tidak ragu membantu ketika terjadi kondisi darurat yang membutuhkan gotong royong. (Josua)
![]()





