Kunker Di Sulut, Jokowi Disambut Puluhan Ribu Massa

oleh -463 views

Inspirasikawanua.com – Manado, Lakukan kunjungan kerja di Provinsi Sulawesi Utara, Presiden Joko Widodo kagum atas sambutan dari puluhan ribu massa yang telah menunggu selama berjam-jam disepanjang ruas jalan yang dilalui oleh Presiden RI ke 7 tersebut bersama rombongan menuju lokasi Konferensi Gereja dan Masyarakat di salah satu hotel di daerah Kabupaten Minahasa Utara.

 

Kedatangan Prestasi RI Jokowi kali ini, untuk menutup kegiatan KGM PGI dan meninjau sejumlah proyek yang telah dikerjakan di Provinsi Sulut yakni menyaksikan display dan meresmikan sejumlah proyek infrastruktur di Sulut, antara lain KEK Bitung, Asrama Ukit Tomohon dan Asrama Unima Tondano.

 

Setibanya di bandara Sam Ratulangi Manado, pada Minggu (31/3/2019) petang, Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana yang turun dari pesawat pada pukul 17:30 Wita di Bandara Sam Ratulangi, langsung disambut oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey, bersama Ketua TP-PKK Sulut, Rita Dondokambey-Tamuntuan.

Keluar dari VVIP Pemprov Sulut, Jokowi bersama rombongan menuju ke tempat pelaksanaan kegiatan Konferensi Gereja dan Masyarakat (KGM) dan Pesekutuan Gereja di Indonesia (PGI) di Hotel Sutan Raja Minahasa Utara (Minut).

Saat dalam perjalanan tersebut, ribuan massa yang sudah menanti rombongan Presiden Jokowi selama berjam-jam di sepanjang ruas jalan dari bandara Sam Ratulangi menuju ke Sutan Raja kemudian meminta sang kepala negara untuk turun dan menyapa warga secara langsung.

Melihat antusiasme masyarakat untuk bertemu orang nomor satu di republik ini, Jokowi pun beberapa kali harus turun untuk menyalami dan berfoto bersama warga.

Tercatat, sebanyak sembilan kali Jokowi harus turun dan menemui masyarakat.

Sehingga, perjalanan yang seharusnya hanya membutuhkan waktu 15 menit menjadi bertambah hingga 1,5 jam.

 

Tiba di lokasi KGM ke X PGI, Jokowi kemudian menutup kegiatan tersebut. Sebelumnya Presiden membeberkan, dirinya tak menyangka ribuan masyarakat Manado telah memenuhi jalan mulai dari bandara kedatangan Presiden hingga ke lokasi acara, sehingga kendaraan yang ditumpanginya sampai harus beberapa kali berhenti di sepanjang perjalanan.

 

“Saya mohon maaf atas keterlambatan tiba di lokasi ini. Tadi sampai di airport itu jam enam kurang seperempat, katanya sampai di sini paling 15 menit. Ternyata sampai di sini 1,5 jam. Apa yang terjadi? Di jalan dicegat,” bebernya di awal sambutan.

Selain itu, Jokowi mengungkapkan bahwa ini pertama kali dirinya dihadang warga ditengah jalan sebagai presiden.

“Ini merupakan pengalaman pertama kali saya sebagai presiden dihadang warga ditengah jalan, saya kira hanya di Indonesia saja Presiden dicegat di tengah jalan. Kalau di pinggir jalan enggak apa, ini di tengah jalan. Saya hitung lebih dari sembilan kali mereka minta saya keluar, kalau enggak keluar mereka enggak bubar. Coba, tunjukan, di negara mana presiden dicegat,” ungkap Jokowi yang langsung disambut meriah oleh seluruh peserta konferensi.

Tak lupa Presiden Jokowi mengajak seluruh masyarakat Sulut untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya dalam penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahunan tersebut yang membutuhkan anggaran yang besar.

“Sangat rugi besar kita kalau tidak menggunakan hak pilih kita. Pilihan kita akan menentukan masa depan bangsa ini dan tetap saling menjaga kerukunan yang telah terjalin selama ini,” terang Jokowi.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey yang juga Ketua Panitia KGM X PGI mengapresiasi kehadiran Presiden Jokowi di Sulut dan membeberkan kemajuan diberbagai bidang sejumlah pembangunan Sulut dalam masa kepemimpinan Presiden Jokowi selama ini.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Provinsi Sulawesi Utara, saya sangat berterima kasih untuk semua kemajuan yang Bapak Presiden lakukan bagi Sulut,” ujar Olly.

Olly mengatakan, di semua sektor pembangunan yang ada di Sulut mengalami peningkatan dan kemajuan.

“Pertumbuhan ekonomi Sulut terus meningkat, angka kemiskinan semakin menurun, jumlah pengangguran juga menurun, pembangunan infrastruktur terus dikerjakan dan semakin meningkatnya jumlah kunjungan dari turis yang berkunjung di Sulut. Ini semua karena dukungan dari Presiden Jokowi,” kata Olly.

Diketahui, kedatangan Presiden Jokowi kali ini akan meresmikan rumah susun mahasiswa dan sejumlah proyek strategis nasional di Sulawesi Utara (KEK Bitung), Sulawesi Tengah (KEK Palu) dan Maluku Utara (KEK Morotai) yang pelaksanaannya bakal disatukan di Bandara Sam Ratulangi Manado.

Ketua Umum PGI, Pdt. Henriette Tabita Lebang dalam sambutannya mengatakan pelaksanaan KGM X-PGI bertujuan untuk mengevaluasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Indonesia, khususnya yang dihadapi umat Kristiani sebagai upaya membangun bangsa sekaligus memberi sumbangsih bagi kemajuan, kemaslahatan umat Kristen dan warga masyarakat secara umum.

“Setiap usulan yang terjaring dari kegiatan konferensi ini, nantinya akan dibahas pada Sidang Raya PGI XVII bulan November 2019 di Provinsi Nusa Tenggara Timur,” pungkas Pdt. Henriette Tabita Lebang.

Setelah menutup kegiatan KGM X, Jokowi melanjutkan agendanya menuju ke tempat wisata Jalan Roda untuk menikmati suasana minum kopi di lokasi yang biasa juga disebut sebagai “Parlemen rumah kopi” dimana tempat ini oleh masyarakat sering di jadikan lokasi untuk membahas beragam persoalan yang ada di negara tercinta Republik Indonesia.

Di “Jarod”, ribuan masyarakat juga sudah menanti kedatangan sang Presiden.

Disuguhi secangkir kopi, Jokowi bersama rombongan dan masyarakat kemudian menikmati kopi sambil bercakap-cakap dari dekat dengan masyarakat, dan sesudahnya presiden pun kembali beristirahat di salah satu hotel yang ada di Kita Manado. (Adve/Maycle)

 944 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *