KPU Minut Tindaklanjuti Temuan Bawaslu RI

oleh -515 views
Foto: KPU Minut usai melakukan jumpa pers menindaklanjuti temuan Bawaslu RI

Minahasa Utara, Inspirasikawanua.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Minahasa Utara (Minut) terdiri dari Ketua dan Anggota KPU Minut menggelar rapat kordinasi, Senin (24/8) laku. Rakor tersebut bertempat di ruang rapat KPU Kabupaten Minahasa Utara.

Rakor tersebut terkait tindak lanjut temuan Bawaslu RI tentang Pencocokan dan Penelitian yang dituangkan dalam surat No. SS-0442/K.bawaslu/PM00.00/8/2020 perihal catatan hasil pengawasan dan saran perbaikan tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit) serta surat No. SS-0458/K.BAWASLU/PM.00.00/8/2020 perihal penyampaian hasil pengawasan.

Pada kesempatan tersebut dihadiri juga oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Minahasa Utara.

Foto: KPU Minut usai melakukan jumpa pers menindaklanjuti temuan Bawaslu RI

Menindaklanjuti hal dimaksud, KPU
Minut langsung mengklarifikasi temuan tersebut dengan cara menayangkan secara langsung data Pemilih yang menjadi temuan dan mengulas satu per satu nama yang menjadi temuan Bawaslu tersebut.

“Memang benar ada beberapa temuan menyangkut pelaksanaan tahapan Coklit, oleh karena itu kami sangat mengapresiasi kinerja Bawaslu yang kami rasa sangat penting untuk membantu KPU dalam setiap Tahapan. Karena KPU juga bukan lembaga yang sempurna, pastinya ada hal yang terlewatkan,” ungkap Lahope selaku Ketua Divisi Perencaan, Data dan Informasi.

Ditambahkan Lahope, dalam rapat koordinasi, KPU dan Bawaslu Minut sudah melakukan kroscek dan klarifikasi terkait laporan temuan dari Bawaslu RI yakni, adanya 43 pemilih pemula yang tidak terdaftar dalam A-KWK, 13 pemilih yang belum berusia 17 tahun namun sudah menikah, 18 pemilih khusus pada pemilu 2019 yang tidak ada dalam A-KWK, serta 4 pemilih satu keluarga yang berbeda TPS.

” Temuan-temuan tersebut sudah ditindak lanjuti. KPU Minahasa Utara dalam setiap tahapan Pemutakhiran data sudah sesuai dengan petunjuk Teknis yang diturunkan oleh tingkatan KPU diatasnya sehingga jika ada pemilih yang tidak termasuk dalam A.KWK, berarti pemilih tersebut tidak terdaftar dalam DP4 yang diserahkan oleh kemendagri khusus untuk pemilih dan DPT Pemilu terakhir. Tapi KPU berterima kasih atas kerja-kerja pengawasan dari Bawaslu sehingga ada beberapa temuan yang sangat membantu KPU dalam tahapan pencocokan dan penelitian (Coklit). Biarlah sinergitas antara bawaslu dan KPU akan terus di pertahankan sehingga dapat mehasilkan Daftar Pemilih yang Akurat,Valid, dan termutakhir,” tutup Lahope. (Josua)

 1,132 total views,  3 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.