Anglers Marijo Mangael, Sulut Siap Tuan Rumah North Sulawesi Internasional Fishing Tournament 2022

oleh

 

Manado, Inspirasikawanua.com – Potensi sumber daya alam Sulawesi Utara akan semakin dikenal dunia dengan gelaran sebuah perhelatan besar yakni kegiatan North Sulawesi Internasional Fishing Turnament 2022.

Kegiatan ini juga untuk menyokong dunia pariwisata khususnya wisata bahari di Bumi Nyiur Melambai.

Menurut keterangan dari Sekdaprov Asiano Gamy Kawatu yang didampingi Asisten II Setdaprov Sulut Praseno Hadi dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Daerah Provinsi Sulawesi Utara Tinneke Adam mengatakan bahwa pihak Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub Steven Kandouw selaku pelaksana kegiatan telah memulai rapat perdana kegiatan North Sulawesi Internasional Fishing Turnament 2022, Rabu (16/03/2022) di Ruang CJ. Rantung Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Utara.

Baca juga:  Gubernur Olly Hadiri Sidang Raya XVII PGI Di NTT Yang Dibuka Menkumham

“Kita akan launching kegiatan ini Minggu depan yang rencananya akan di laksanakan di Jakarta, kita berharap Bapak Gubernur dapat menghadiri pelaksanaan launching kegiatan ini pada,” ujar Sekdaprov Kawatu yang ditemui usai rapat perdana tersebut.

“Untuk pelaksanaan North Sulawesi Internasional Fishing Tournament 2022 pada tanggal 22-26 Juni mendatang bisa menarik para angler dari dalam maupun luar negeri, serta masyarakat lokal juga bisa terlibat agar bisa tercipta rekor MURI peserta terbanyak. Dan harapan kita akan banyak peminatnya dari pengalaman serupa yang digelar di Maluku Utara dimana ada sekitar 50 negara yang mengikuti kegiatan ini,” urai Sekdaprov Kawatu.

Ditempat yang sama, Kadis Tinneke Adam selaku Sekretaris Panitia Pelaksana mengatakan bahwa Iven tersebut akan dilaksanakan di dua spot yakni di Selat Manado Tua, Mantehage dan sekitarnya serta di Biaro

Baca juga:  Pilih Sulut Tuan Rumah Konsolidasi Regional Peningkatan Partisipasi Masyarakat, Wagub Kandouw Apresiasi KPU

“Ada banyak jenis ikan yang akan ditangkap tetapi yang menjadi primadona adalah ikan Marlin yang memiliki 2 jenis yaitu Black Marlin dan Blue Marlin,” ungkap kadis Tinneke Adam.

Adam berharap dalam kegiatan ini bisa mendapatkan rekor peserta terbanyak serta penangkapan Ikan terbesar agar bisa mengalahkan rekor penangkapan sebelumnya yang berhasil mendapatkan ikan marlin biru seberat 179,2 kilo di perairan Pulau Biaro pada tahun 1998 silam.

“Saya berharap gelaran event kita ini akan dapat menciptakan rekor baru dalam jumlah peserta serta ikan terbesar dan terberat,” harap Adam. (Maycle)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *