Inovasi Memanfaatkan Teknologi Digital, Hendra Tambajong Luncurkan Aplikasi ‘PEKERJA’ Lindungi Naker Sulut

oleh

Manado, www.inspirasikawanua.com – Kemajuan teknologi digital dimanfaatkan dengan baik oleh para Aparatur Sipil Negara dengan membuat inovasi sistem aplikasi yang ditampilkan dalam Expo Aksi Perubahan Kinerja Organisasi yang ada di Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) 2022 dengan total 30 peserta birokrat muda ini, dibuka oleh Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw di Ruang Mapalus Kantor Gubernur, Senin (25/07/2022).

Dalam kegiatan tersebut, Kepala UPTD Balai Pengawasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Pemprov Sulut Hendra Tambajong meluncurkan aplikasi Perlindungan Tenaga Kerja (PEKERJA).

Dimana, keberadaan sistem aplikasi ini akan sangat membantu bagi para pekerja di Sulut untuk memperjuangkan hak-hak tenaga kerja. “Nanti jika ada tenaga kerja yang mengalami masalah soal BPJS tenaga kerja atau Jamsostek yang tidak dibayar atau gaji pekerja di bawah UMP, bisa dilaporkan langsung melalui aplikasi ini,” beber Tambajong pada wartawan.

Baca juga:  Monitoring Pelayanan Pemerintahan di 3 Kecamatan, Komisi Satu Turlap

“Biasanya secara manual, kini bisa langsung membuka https://pekerja.provsulut.id/ selanjutnya melaporkan dengan menulis langsung diaplikasi ini segala keluhan tenaga kerja,” ungkap birokrat muda potensial itu.

Sebelumnya, Wagub Steven Kandouw saat membawakan sambutan mengatakan, dalam menjalankan roda pemerintahan teknis juga dibutuhkan dan hal itu penting bagi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN). “Ya, selain kepangkatan, teknis juga penting. Alias pemberdayaan manusia kita,” ujar Steven Kandouw.

Orang nomor dua di Sulut itu mendorong pejabat dan staf Pemprov Sulut meng-upgrade Sumber Daya Manusia (SDM).
“Ini menjadi salah satu variabel penilaian. Siapa yang punya terobosan harus diapresiasi. Dengan catatan, apa yang digagas dan dikonsepkan melalui PKA harus diimplementasikan saat kembali ke tupoksi dalam jabatan sehari-hari,” ungkapnya.

Wagub menekankan, Expo Aksi Perubahan Kinerja Organisasi ini harus dilakukan secara kontinyu. “Harus ditegaskan bahwa ini terimplementasi. Mudah-mudahan judul kalian sesuai tupoksi,” tuturnya.

Baca juga:  Rio Komit Ikut KNPI Versi Kemenkumham, Pemuda Muhammadiyah Dan Pemuda Anshor Dukung Penuh

Dalam arahannya juga Wagub Steven Kandouw mengingatkan para peserta PKA untuk mampu mengupayakan konsep digitaliasi.
“Semua hal harus dibikin digitalisasi. Semua aspek, termasuk administrasi organisasi di tupoksi kita. Tanpa ini saya rasa kita akan tertinggal,” kata Wagub.

“Banyak selamat. Jangan cepat puas. Kedepan harus memikirkan peningkatan kapasitas diri,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulut Roy Tumiwa menjelaskan bahwa ini merupakan sistem berbasis digital.
“Saat ini para birokrat masa depan harus melakukan lompatan besar dalam pelayanan terhadap masyarakat,” tambah Kaban Tumiwa.

Hadir dalam acara tersebut, Pj Sekprov Sulut Praseno Hadi, Asisten 3 Pemprov Sulut Asiano Gamy Kawatu, serta sejumlah pejabat eselon II Pemprov Sulut.(*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *