KTP dan Email Dasar Pengurusan NIB Untuk UMKM, Keterangan Usaha Tetap Kewenangan Desa

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Bupati Joune Ganda SE MAP dan Wakil Bupati Kevin William Lotulong SH MH melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), terus menggenjot dengan cara ‘menjemput bola’ turun langsung ke desa-desa untuk pendaftaran nomor induk berusaha (NIB) kepada para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM).  Bahkan, DPMPTSP Kabupaten Minut, menargetkan akhir tahun 2022 semua pelaku UMKM di desa-desa se Kabupaten Minut sudah kantongi NIB.

Kepada media ini, Kepala DPMPTSP Minut Jack Paruntu SE menuturkan, jika dalam kepengurusan NIB untuk UMKM, para pelaku usaha hanya menyediakan KTP dan harus memiliki Email.

“Untuk kepengurusan NIB pelaku UMKM bisa datang langsung ke kantor DPMPTSP atau bisa menunggu kami datang ke desa-desa sebab, saat ini tim dari DPMPTSP Kabupaten Minut melakukan jemput bola turun langsung ke desa-desa untuk kepengurusan NIB pelaku UMKM,” beber Paruntu.

Baca juga:  Sambut Tahun Baru 2020 Bersama Warga, Gubernur Olly Harap Masyarakat Sulut Lebih Sejahtera

Ditanya terkait surat keterangan usaha, Paruntu menjelaskan jika pihaknya tidak mengeluarkan surat keterangan usaha sebab itu kewenangan desa.

“Untuk surat keterangan usaha adalah kewenangan desa. Dan untuk kepengurusan NIB para pelaku usaha hanya menyediakan KTP dan memiliki alamat email yang aktif,” jelas Paruntu.

Paruntu juga menjelaskan tentang keuntungan para pelaku UMKM yang sudah memiliki NIB. Menurutnya, keuntungan paling utama ialah mendapatkan legalitas sebagai sebuah usaha.

“Dengan adanya NIB, data-data pelaku usaha secara otomatis sudah tersimpan di database pusat sehingga ketika mau urus izin-izin lainnya, pelaku usaha tidak perlu membawa banyak berkas persyaratan lainnya,” kata Paruntu, Senin (14/11/2022) di kantornya.

Baca juga:  KPU Minut Terima Pendaftaran Pertama Dari Paslon PDIP

Selain itu, dengan adanya NIB para pelaku usaha akan memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk mendapatkan pendampingan dari pemerintah.

“Dengan kata lain, kesempatan mendapat bantuan pemerintah juga akan semakin terbuka dan tidak kalah penting untuk mendapat akses permodalan dari perbankan lebih mudah, Pasalnya, saat ini syarat utama untuk memperoleh modal perbankan ialah NIB. kalau kita tidak punya NIB, sangat kecil kemungkinan kita dapat bantuan modal dari bank,” beber Paruntu.

Ditambahkan, Paruntu berharap semua pelaku UMKM segera mendaftarkan diri untuk memperoleh NIB.

“Untuk memperoleh NIB, kita sudah siapkan tim turun jemput bola ke wilayah-wilayah sampai ke desa-desa dan itu tanpa dipungut biaya,” tutupnya. (Josua)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *