Pengusulan Hibah PSU Diduga Dipersulit Kadis Perkim Minut, Masyarakat Perum Agape Jadi Korban Jalan Rusak

oleh

Minahasa Utara,
www.inspirasikawanua.com – Pengusulan prasarana sarana dan utilitas umum (PSU) yang diusulkan Developer Perum Agape Griya Tumaluntung diduga sengaja dipersulit Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Minahasa Utara (Minut) sehingga menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat Perum Agape Griya Tumaluntung yang sarana prasarananya seperti jalan disetiap lorong yang ada tidak bisa dibangun dan dimanfaatkan oleh masyarakat Tumaluntung sehingga masyarakat perum Agape jadi korban.

Hal tersebut dibenarkan oleh salah satu Kepala Jaga 17 dan 18 di perum Agape Griya Tumaluntung Hendra Mapaliey dan Sammy Watupongo .

“Ia memang benar sudah banyak masyarakat yang mengeluhkan terkait jalan yang ada di Perum Agape. Memang benar sudah hampir ratusan warga yang pernah datang ke saya dan mengeluhkan terkait jalan di perum Agape yang tak kunjung di bangun. Bahkan masyarakat pernah sampai mendemo hingga kantor pemasaran,” kata Pala Sammy.

Baca juga:  Sukses.. Pemdes Ehe Salurkan BLT DD Tahap II 2023, 47 KPM Kembali Kecipratan Bantuan

Sementara itu Pihak Developer Perum Agape Griya Tumaluntung Manager Aldo Inaray kepada sejumlah awak media mengatakan jika pihaknya sudah mengusulkan ke dinas Perkim terkait PSU tetapi diduga dipersulit dan diperhambat kadis Perkim.

“Pengusulan hibah PSU kami tidak mau di paraf Kadis Perkim, dengan alasan meminta surat ijin lokasi yang asli, kendati kami sudah menjelaskan jika surat ijin lokasi kami tercecer dan sedang dicari. Tapi kami juga sudah membuat surat keterangan dari dinas Perijinan terkait surat ijin lokasi kami yang benar ada,” ungkap Aldo.

Baca juga:  Dojo KARATE Aski DVO Hadir Di Sulut

Terpisah Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Minut Donald Tintingon saat dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya tidak pernah ada niat mempersulit pihak developer perum Agape.

“Saya hanya meminta surat ijin lokasi yang asli dari pihak developer perum Agape, dan mereka tidak bisa menunjukkan,” tutup Tintingon. (Josua)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *