Konstelasi Berubah, Akademisi Fisip Unsrat Sebut MJP Atau MEP Kans Dampingi E2L

oleh

 

Manado, www.inspirasikawanua.com – Bakal Calon Gubernur Sulawesi Utara dari Partai Demokrat Elly Engelbert Lasut (E2L) diisukan akan menggandeng Ketua DPW PSI Sulawesi Utara Melky Jakhin Pangemanan atau Ketua DPD II Golkar Minahasa Selatan Michaela Elsiana Paruntu sebagai calon Wakil Gubernur Sulawesi Utara untuk mengamankan syarat minimal pencalonan untuk Gubernur dan wakil Gubernur Sulawesi Utara.

Saat ini, E2L dikabarkan sudah mendapatkan rekomendasi dukungan dari partainya sendiri Demokrat 6 kursi, PKB 1 kursi dan PKS 1 kursi. Masih menyisakan 1 kursi lagi untuk melengkapi syarat minimal pencalonan 20 persen atau 9 kursi DPRD Sulut. Praktis E2L membutuhkan dukungan PSI yang memiliki 1 kursi atau Golkar 6 kursi. Namun walau dgn 6 kursi, Golkar harus mengalah dan berada di posisi calon Wakil Gubernur.

Kemudian diisukan, nama Ketua DPW PSI Sulawesi Utara Melky Jakhin Pangemanan (MJP) mulai didorong untuk maju sebagai calon Wakil Gubernur mendampingi E2L.

Diketahui sebelumnya, MJP diminta dan akan didukung penuh oleh Ketua umum PSI Kaesang Pangarep untuk maju di Pilkada Minahasa Utara, namun konstelasi politik Sulut berubah pasca ditugaskannya Yulius Selvanus Komaling sebagai calon Gubernur oleh Gerindra dan Tatong Bara sebagai calon Wakil Gubernur.

Baca juga:  Cegah Penyebaran Virus Covid-19, Pemdes Tambun Semprotkan Desinfektan Ke Pemukiman Warga

Sementara itu menurut akademisi FISIP Unsrat Efvendi Sondakh, E2L sangat membutuhkan dukungan PSI untuk melengkapi syarat minimal pencalonan dan tentu proteksi politik dari Jokowi yang terepresentasi lewat PSI sebagai partai yang digawangi putra bungsunya Kaesang Pangarep.

“MJP sangat mumpuni untuk mendampingi E2L. MJP dianggap sebagai representasi kaum millenial dan telah memiliki kekuatan politik sendiri, 2 periode terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Sulut dan yang penting bagi E2L, MJP pasti mendapatkan dukungan Kaesang dan Pak Jokowi. E2L kemungkinan besar akan menggandeng MJP untuk dapatkan dukungan PSI,” ujar Sondakh memprediksi.

Lanjutnya, sementara untuk Michaela Elsiana Paruntu sebagai kader partai Gokar juga memiliki kans tersendiri. Golkar yang saat ini memiliki 6 kursi di DPRD Provinsi jelas menjadi kendaraan politik yang dibutuhkan oleh E2L. Adik Ketua Golkar Sulut ini dianggap sebagai representasi perempuan dalam pertarungan pilkada Sulut di 2024 ini.

Baca juga:  Hadiri Ibadah Perayaan Natal dan Tahun Baru KKPGA Rayon Minahasa, Gubernur Olly Dondokambey: Pemprov Sulut Proteksi Puluhan Ribu Tokoh Agama Lewat Jaminan Sosial Perkasa

“MEP juga sangat potensial untuk mendampingi E2L. Catatannya Golkar siap mengalah dari Demokrat. Kekuatan mesin partai Golkar tidak perlu diragukan lagi dalam setiap kontestasi pemilu maupun pilkada. MEP mendapatkan dukungan publik yang kuat karena dalam kontestasi pileg kemarin berhasil terpilih sebagai anggota DPRD Sulut,” ucap jebolan Ilmu politik UNDIP Semarang ini.

Lanjutnya, “Baik MJP dan MEP tentu memiliki keuntungan masing-masing bagi langkah E2L menuju kursi gubernur Sulut, harapan besar masyarakat Sulawesi Utara yang tergambar dari survey-survey yang mengunggulkan E2L untuk memimpin Sulut tentu bukan harapan kosong, maka E2L harus melangkah dengan tepat agar bisa segera memperoleh tiket menuju pertarungan Pilkada,” tutupnya. (**)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *