
Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Ternyata pelanggaran pasal 71 ayat 2 UU Pilkada nomor 10 tahun 2016 yang dilakukan petahana Minut Joune Ganda bukan cuma tanggal 22 Maret dan 17 April, menurut Pengacara tiga partai pengusung MJP-CK Supriyadi Pangellu SH MH, Minggu,(22/09/2024), Joune Ganda juga melakukan pergantian pejabat dimasa larangan UU selaku bakal calon petahana.
“Selain pergantian 22 Maret dan 17 Maret yang belum mendapat persetujuan Mendagri, JG juga telah mengganti beberapa pejabat tanpa persetujuan Mendagri,”kata Pangellu yang baru tiba dari Jakarta melaporkan pelanggaran perahan Minut ke KPU RI.
Lanjut Pangellu, pergantian-pergantian pejabat oleh JG tanpa ijin termasuk penunjukan Jeane Maramis sebagai Kabag Umum Sekdakab Minut, menggantikan Nadia Pangemanan tanggal 29 Mei 2024. Selain itu, ada juga pemberhentian kepala BKPSDM Minut Johanes Katuuk 3 Juni 2024 yang dijabat Stephen Tuwaidan sebagai PLT.
Bukan cuma itu, tanggal 16 Juli 2024 ada juga pergantian 3 hukum tua termasuk hukum tua Gangga 1 yang masa jabatannya belum selesai. Terakhir, JG mengembalikan Katuuk sebagai kepala BKPSDM Minut yang juga tidak ada persetujuan dari Mendagri.
“Jadi pelanggaran JG sebagai petahana melakukan pergantian pejabat yang tidak mendapat persetujuan Mendagri banyak, dan semua sudah dilaporkan hingga ke KPU RI,” ucap Pangellu.
Pengellu berharap, KPU Minut melakukan semua sesuai aturan termasuk pasal 71 ayat 5, yaitu sanksi pembatalan bagi petahana yang melakukan pelanggaran pasal 71 ayat 2.
“KPU tidak perlu merasa bersalah ketika mendiskualifikasi atau membatalkan JG, karena JG sendiri yang melakukan kesalahan,” tutup Pangellu yang pernah menjadi pimpinan bawaslu Sulut ini. (Josua)
![]()





