UPT Puskes Tumpaan Laksanakan PMT Berbahan Pangan Lokal bagi Ibu Hamil KEK dan Balita Bermasalah Gizi

oleh
oleh

Minsel, www.inspirasikawanua.com – UPT Puskesmas Kecamatan Tumpaan dibawah kepemimpinan dr.Conny Toliu. M.Kes menggelar kegiatan Pembekalan Tim Pelaksana dalam Penyiapan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbasis Pangan Lokal Tahun 2025, bertempat di Aula Puskesmas Tumpaan Desa Tumpaan Baru, Rabu (22/10/2025)

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader dalam menyusun dan menyiapkan PMT yang berbasis pada potensi pangan lokal, dengan sasaran utama ibu hamil dengan risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan balita dengan masalah gizi.

Selain pemberian materi terkait gizi seimbang, pentingnya intervensi pada masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), dan teknik pengolahan pangan lokal, kegiatan ini juga dilengkapi dengan praktik langsung pembuatan bahan makanan untuk ibu hamil risiko tinggi (resti) dan balita gizi kurang.

Praktik tersebut dipandu oleh Anita Kaparang Amd.Gz beserta Tim UPT PUSKESMAS Kecamatan Tumpaan, yang memperagakan secara langsung cara mengolah bahan makanan lokal menjadi menu PMT bergizi, mudah dibuat, dan disukai oleh sasaran serta efektif. Para kader diberikan kesempatan untuk mencoba langsung teknik yang diajarkan, mulai dari pemilihan bahan, pengolahan, hingga penyajian makanan.

Baca juga:  Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, DPD PDI-P Sulut Bakti Sosial di Masjid Agung Awwal Fathul Mubien Manado

Penanggung Jawab Nutrisionis UPT Puskesmas Kecamatan Tumpaan, Anita Kaparang Amd.Gz menyampaikan bahwa pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal memiliki peran yang sangat penting dalam upaya perbaikan status gizi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan risiko KEK, serta balita yang mengalami masalah gizi.

“Dengan memanfaatkan bahan pangan lokal yang mudah didapat dan kaya gizi, kita bisa memberikan asupan yang lebih terjangkau, bernilai gizi tinggi, dan sesuai dengan kebutuhan sasaran. PMT berbasis pangan lokal juga mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola kesehatan gizi keluarga, serta mendukung upaya penurunan angka stunting dan gizi buruk di wilayah kita,” ujar Anita Kaparang.

Baca juga:  Gubernur Olly Buka Rakerkesda Sulut 2023

Selain itu tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa Selatan menjelaskan hal yang sama kepada para peserta.

Kepala UPT Puskesmas Tumpaan dr.Conny Toliu. M.Kes berharap kegiatan ini dapat menggerakan kader posyandu sebagai motor penggerak.

“Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat, diharapkan kader Posyandu dapat menjadi motor penggerak dalam implementasi program PMT berbasis pangan lokal secara berkelanjutan dan tepat sasaran,” harap dr. Conny

Turut hadir dalam kegiatan ini, Camat Tumpaan yang di wakili oleh Stephen Gerungan dan Kabid Kesmas dr.Franky Tumbuan serta Pengelola Program Gizi Kabupaten Jeinneke Bangki, Sst, Sriko Poli, SKM sebagai Nara Sumber. (FT)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP