
Bogor, www.Inspirasikawanua.com – Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Wakil Bupati, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa Selatan, menunjukkan komitmen tinggi dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat. Mereka hadir dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung meriah di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rakornas yang dibuka langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi momen penting dalam menyelaraskan visi dan misi pembangunan antara pusat dan daerah. Dalam taklimatnya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Dengan mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”, Rakornas ini menjadi platform strategis untuk mempercepat pelaksanaan program-program prioritas yang telah ditetapkan. Kehadiran Presiden Prabowo secara langsung dalam Rakornas ini menjadi catatan sejarah tersendiri, menunjukkan betapa seriusnya pemerintah pusat dalam menggandeng daerah untuk mewujudkan cita-cita bangsa.

Landasan hukum yang kuat, yaitu Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2025–2029, menjadi dasar pelaksanaan Rakornas ini. Tujuannya jelas, yaitu memastikan program prioritas Presiden dapat diimplementasikan secara tepat sasaran, efektif, efisien, dan akuntabel.
Bupati Franky Donny Wongkar menegaskan bahwa keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam Rakornas ini adalah wujud komitmen penuh untuk mendukung kebijakan strategis pemerintah pusat. “Kami siap memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan seluruh pemangku kepentingan di Minahasa Selatan untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 ini diikuti oleh 4.487 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini menjadi bagian integral dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2025–2029, yang bertujuan untuk memperkuat kolaborasi nasional dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat, diharapkan Indonesia dapat meraih kemajuan yang signifikan di berbagai bidang pembangunan. (Fanly)
![]()





