
Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Menjelang Hari Ulang Tahun ke-104 Desa Paputungan yang akan diperingati pada 22 April 2026, semangat kebersamaan dan cinta kampung halaman digaungkan oleh salah satu putra daerah yang kini bekerja di luar Sulawesi Utara.
Kepada media ini melalui konfirmasi via telepon, Richard Anthony Mukau yang saat ini bekerja di Freeport Indonesia menuturkan bahwa dirinya bersama sejumlah warga telah membuka OPEN DONASI untuk pembangunan gapura baru pintu masuk Desa Paputungan, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara.
Menurut Richard, gapura desa bukan sekadar bangunan fisik, melainkan memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat.
“Gapura desa adalah identitas desa, simbol kebanggaan dan harga diri masyarakat Desa Paputungan. Ini juga bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah membangun dan merintis desa ini hingga bisa berdiri dan berkembang sampai hari ini,” ujar Richard.
Pembangunan gapura tersebut direncanakan sebagai karya nyata masyarakat asli Paputungan dalam rangka memperingati HUT ke-104 desa tercinta. Ia pun mengajak seluruh warga, baik yang berada di kampung halaman maupun yang merantau di berbagai daerah, untuk bersama-sama mengambil bagian.
“Mari torang basudara samua, baik yang ada di luar maupun yang tinggal di Paputungan, sama-sama sisihkan sedikit berkat untuk membangun tanda cinta kita pada kampung halaman. Dengan membangun gapura baru masuk Desa Paputungan, kita sedang membangun simbol persatuan dan kebanggaan kita bersama,” ajaknya penuh harap.
Richard menegaskan bahwa membangun desa bukan hanya tugas pemerintah semata, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh warga asli Paputungan.
“Walaupun saya bekerja di luar daerah dan hanya pulang saat cuti untuk mengunjungi orang tua, hati saya tetap di Paputungan. Saya tidak ingin desa kita tertinggal dari desa lain. Membangun desa bukan hanya tugas pemerintah, tapi tugas kita semua. Selama kita masih peduli, desa ini akan terus maju,” ungkapnya dengan nada haru.
Dalam pelaksanaannya, Richard bersama panitia kecil telah dibentuk untuk mengawal pembangunan tersebut, dengan susunan Ketua Kegiatan Embo Kanine, Pelaksana Teknik Stefanus Mukau, dan Richard Anthony Mukau sebagai bendahara.
Ia menjelaskan, kebutuhan anggaran pembangunan gapura diperkirakan mencapai lebih dari Rp20an juta hingga hampir Rp30 juta.
Hingga beberapa hari setelah donasi dibuka, dana yang telah terkumpul mencapai lebih dari Rp13 juta, termasuk sumbangan dalam bentuk bahan bangunan dari sejumlah warga dan rekan kerja.
Richard mengaku optimistis, dengan dukungan dan semangat gotong royong seluruh masyarakat, pembangunan gapura dapat segera terealisasi sebelum peringatan HUT ke-104 Desa Paputungan pada 22 April 2026 mendatang.
“Ini bukan soal besar kecilnya sumbangan, tapi tentang ketulusan dan rasa memiliki. Kalau torang bersatu, tidak ada yang mustahil. Paputungan harus maju, dan itu dimulai dari torang sendiri,” tutupnya. (Josua)
![]()





