
Sulut, www.inspirasikawanua.com — Nama politisi Golkar Michaela E. Paruntu (MEP) yang sebelumnya santer disebut diduga menerima aliran dana dalam kasus penipuan atau penggelapan dengan tersangka Calvin Paginda, kabarnya kini telah jadi “target” penyidik Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut). Bahkan, MEP yang kini menjabat Wakil Ketua DPRD Sulut, kabarnya dalam waktu dekat akan dipanggil oleh penyidik.
Informasi yang diterima media ini menyebutkan jika kemungkinan besar MEP akan dimintai keterangan sehubungan dengan namanya yang kabarnya diduga menerima aliran dana dari tersangka Calvin.
“Kabarnya hari Rabu nanti (11 Februari 2026) dia (MEP) akan dipanggil. Dan soal pemanggilannya karena apa, saya belum tahu persis. Tapi jika melihat pada isu persoalan hukum yang mencuat ke publik beberapa hari ini, kemungkinan besar MEP akan dimintai keterangan perihal kasus dugaan penipuan yang melibatkan tersangka Calvin Paginda,” ungkap salah satu sumber dari internal partai Golkar, Sabtu (7/2/2026).
Sementara itu, pihak Polda sendiri belum memberi klarifikasi perihal informasi pemanggilan terhadap MEP. Salah satu penyidik ketika dikonfirmasi, meminta wartawan media ini menghubungi Kasubbid.
Sayangnya, upaya tersebut juga belum membuahkan hasil.
Sementara itu saat dikonfirmasi media ini lewat pesan WhatsApp, MEP sendiri ketika ditanya perihal kabar adanya pemanggilan terhadap dirinya, menyatakan jika dirinya tidak tau terkait apa yang ditanyakan dan meminta untuk menghubungi ke pengacaranya saja.
“Shalom, mengenai hal yg di tanyakan, saya tdk tahu.. silahkan hub ke pengacara aja ya…,” tulis singkat MEP saat membalas pesan WhatsApp konfirmasi dari wartawan media ini.
Adapun kasus yang menyeret nama MEP ini berawal dari perbuatan penipuan yang dilakukan Calvin Paginda terhadap korban Lady Olga. Di mana kala itu Calvin menjanjikan kursi Wakil Ketua DPRD kepada Lady dengan catatan Lady harus menyiapkan sejumlah uang. Sayangnya, saat uang sudah diserahkan, janji justru diabaikan. Akibatnya Lady mengalami kerugian kurang lebih Rp355 juta. Merasa ditipu, Lady pun memilih jalur hukum dengan melaporkan Calvin ke aparat penegak hukum. (Josua)
![]()





