
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Kabupaten Minahasa Selatan menjadi pusat perhatian saat menerima kunjungan kerja reses dari Komisi IX DPR RI pada Rabu (22/4/2026). Bupati Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu menyambut langsung rombongan yang dipimpin oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene. Kunjungan ini menandai momentum penting dalam upaya peningkatan pelayanan publik di bidang kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial.
Bertempat di Kantor Bupati Minahasa Selatan, kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah anggota Komisi IX DPR RI, perwakilan dari berbagai kementerian terkait, serta jajaran pemerintah daerah dan tokoh-tokoh penting lainnya. Tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program-program strategis nasional di daerah, sekaligus menjaring aspirasi dari pemerintah daerah terkait penguatan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Franky Donny Wongkar menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Minahasa Selatan sebagai lokasi kunjungan reses. Beliau berharap, kunjungan ini dapat mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan tantangan yang dihadapi oleh daerah.
“Kami berharap dukungan, arahan, dan sinergi dari segenap anggota Komisi IX DPR RI dalam mengatasi berbagai tantangan yang ada. Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masukan, saran, serta rekomendasi demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Franky Donny Wongkar.

Ketua Komisi IX DPR RI, Felly Estelita Runtuwene, menyampaikan komitmennya untuk mendukung upaya-upaya peningkatan pelayanan publik di Minahasa Selatan. Beliau juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.
Sebagai simbol sinergi, dilakukan pertukaran cenderamata antara Komisi IX DPR RI dan Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Selain itu, Ketua Komisi IX DPR RI didampingi oleh Bupati, Wakil Bupati, serta jajaran direksi BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan manfaat program perlindungan secara simbolis kepada ahli waris. Santunan ini berasal dari Program PERKASA (Perlindungan Pekerja Keagamaan) yang bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Utara, yang membuktikan komitmen negara dalam memberikan perlindungan jaminan sosial bagi masyarakat.

Kunjungan kerja reses ini juga menjadi ajang diskusi dan pertukaran informasi antara para pemangku kepentingan. Berbagai isu terkait kesehatan, ketenagakerjaan, dan jaminan sosial dibahas secara mendalam, dengan tujuan untuk mencari solusi terbaik bagi permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Minahasa Selatan.
Dengan adanya kunjungan kerja reses ini, diharapkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah semakin kuat, sehingga pelayanan publik di Minahasa Selatan dapat semakin ditingkatkan. Hal ini akan berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan pembangunan di daerah. (Fanly)
![]()





