
Minsel, www.inspirasikawanua.com – Semangat untuk mencetak sumber daya manusia unggul di sektor kesehatan terus membara di Minahasa Selatan. Hari ini, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., memimpin langsung pertemuan strategis dengan para calon mahasiswa yang beruntung mendapatkan Beasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (UNIMA). Acara yang berlangsung khidmat di Kantor Bupati ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam membangun masa depan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Lebih dari sekadar bantuan finansial, program beasiswa ini adalah sebuah investasi jangka panjang yang dirancang untuk memastikan ketersediaan tenaga medis profesional yang siap mengabdikan diri di setiap penjuru Minahasa Selatan. Bupati Wongkar menegaskan, “Kita tidak hanya ingin meringankan beban biaya pendidikan mereka, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita bisa melahirkan dokter-dokter berkualitas yang nantinya akan kembali melayani masyarakat kita di sini.”

Program Beasiswa Fakultas Kedokteran UNIMA ini merupakan buah manis dari kolaborasi apik antara Universitas Negeri Manado dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Mekanisme pendaftarannya pun dirancang cermat, dimulai dari penyerahan berkas persyaratan oleh calon mahasiswa melalui sekolah asal mereka. Selanjutnya, berkas tersebut melalui proses verifikasi awal dan rekomendasi dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Minahasa Selatan dan Minahasa Tenggara. Tahap krusial berikutnya adalah penelaahan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten, sebelum akhirnya nama-nama yang memenuhi syarat diusulkan kepada Bupati untuk penerbitan surat rekomendasi.
Meskipun pada Tahap I program ini belum berhasil meloloskan calon mahasiswa yang mencapai passing grade dari 11 rekomendasi yang diberikan, semangat tak padam. Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan sigap membuka Tahap II. Per hari ini, 11 Juni 2026, pukul 09.00 WITA, tercatat 29 calon mahasiswa telah direkomendasikan. Nantinya, UNIMA bersama Universitas Brawijaya akan menyeleksi tiga kandidat terbaik yang akan menerima penuh pembiayaan dari Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Surat rekomendasi Bupati menjadi gerbang awal yang sangat penting untuk melangkah ke tahapan seleksi selanjutnya.
Upaya penjaringan putra-putri terbaik daerah ini dilakukan secara terbuka dan komprehensif. Proses seleksi dan pemberian rekomendasi dijalankan dengan standar ketat, memastikan kelengkapan dan kesesuaian administrasi. Bupati Wongkar optimis, “Langkah strategis ini adalah jawaban atas tantangan kekurangan tenaga medis yang kita hadapi. Kita ingin meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di semua tingkatan, dari desa hingga kabupaten, sehingga masyarakat kita mendapatkan layanan terbaik.”

Dalam pertemuan yang penuh antusiasme ini, turut hadir pula jajaran pimpinan daerah yang menunjukkan sinergi kuat. Tampak Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu, S.H., M.Si.; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda yang juga Plt. Kepala Dinas Sosial, Drs. Benny Lumingkewas; Plt. Asisten Administrasi Umum Sekda sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Arthur Donald Tumipa, M.Ed.; Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Drs. James Tombokan; serta para calon mahasiswa yang penuh harapan. Momen ini menjadi saksi bisu dimulainya perjalanan panjang para calon dokter masa depan Minahasa Selatan. (Fanly)
![]()





