
Minsel, www.inspirasikawanua.com– Suasana khidmat dan penuh syukur menyelimuti Lapangan Kantor Bupati Minahasa Selatan pada Jumat, 12 Juni 2026. Hari itu, Kabupaten Minahasa Selatan menjadi saksi perayaan monumental 195 tahun Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, S.H., bersama Wakil Bupati, Brigjen TNI (Purn.) Theodorus Kawatu, S.I.P., memimpin langsung rangkaian ibadah syukur yang dihadiri oleh ribuan jemaat, tokoh agama, pejabat pemerintah, serta perwakilan dari berbagai elemen masyarakat.
Ibadah yang dipimpin oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt. Dr. Adolf Katuuk Wenas, M.Th., menjadi momen refleksi mendalam atas perjalanan panjang pendidikan Kristen yang telah membentuk peradaban Tanah Minahasa. Dalam khotbahnya, Pdt. Dr. Wenas menekankan pentingnya menjaga dan meneruskan warisan iman serta nilai-nilai luhur yang telah ditanamkan oleh para penginjil sejak hampir dua abad lalu.

Bupati Franky Donny Wongkar, dalam sambutannya, mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas pencapaian luar biasa GMIM dalam menyebarkan Injil dan membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. “Perayaan 195 tahun ini bukan hanya sekadar angka, tetapi merupakan bukti nyata dari pengorbanan, dedikasi, dan iman yang tak tergoyahkan dari para pendahulu kita. Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan GMIM dalam segala aspek, terutama dalam pembinaan moral, spiritual, dan peningkatan kualitas pendidikan bagi generasi penerus,” ujar Bupati Wongkar.
Wakil Bupati Theodorus Kawatu menambahkan, “Kehadiran kita di sini hari ini adalah untuk merayakan anugerah Tuhan yang luar biasa. Sejarah membuktikan bahwa Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen telah menjadi pilar utama kemajuan di Minahasa. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat persatuan dan kesatuan, serta terus berkarya demi kemajuan daerah yang kita cintai ini.”
Rangkaian acara diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Ketua Panitia Penyelenggara, Elsje Rosje Sumual, yang juga merupakan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Minahasa Selatan. Beliau memaparkan berbagai persiapan matang yang telah dilakukan untuk menyukseskan perayaan akbar ini, yang dipusatkan di Kawasan Rawon Minahasa Selatan.
Acara ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh penting, menunjukkan tingginya perhatian dan dukungan terhadap GMIM. Dari unsur Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM, hadir pula Ketua KKPGA Sinode GMIM, Meiny Wenas-Nelwan, S.Pd., beserta jajaran penasihat, pengurus komisi pelayanan kategorial, dan yayasan-yayasan GMIM. Para Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah dan Jemaat se-Sinode GMIM, serta seluruh pelayan khusus GMIM, turut serta dalam ibadah penuh makna ini.

Kehadiran unsur pemerintah provinsi juga sangat signifikan. Mewakili Gubernur Sulawesi Utara, hadir Dr. Denny Mangala, M.Si., Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda, didampingi Dr. Ir. Fransiskus Manumpil, S.Pi., M.Env., M.GMT., Asisten Administrasi Umum Sekda, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.
Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Utara juga turut berpartisipasi, diwakili oleh Dr. Reinhard Tololiu, S.H., M.H., yang mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, dan Kompol Yuli Bandangan, S.H., yang mewakili Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara. Kehadiran para Bupati dan Wakil Bupati se-Sulawesi Utara, termasuk Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Rumajar, S.E., M.I.Kom., dan Wakil Bupati Minahasa Tenggara Fredy Tuda, semakin memperkaya semarak perayaan.
Dari jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Glady Kawatu, S.H., M.Si., bersama para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, serta segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan hadir Stefanus D.N. Lumowa, S.E., Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Selatan; Olivia Pangemanan, S.H., M.H., Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara yang mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan; Haposan Saragih, S.H., M.H., Hakim yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Amurang; Kapten Inf. Ferdinand Tedampa, Danramil 1302-16/Tumpaan yang mewakili Dandim 1302/Minahasa; serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, dan tokoh adat. (Fanly)
![]()





