43.000 Orang Nyatakan “Perang” Terhadap Radikalisme Dan Perusak NKRI Melalui Parade Sulut Hebat Cinta Damai 2019

oleh

Inspirasikawanua.com – Manado, Sebanyak 43.000 orang yang berasal dari berbagai elemen masyarakat di Sulawesi Utara menyatakan sikap “perang” terhadap aksi anarkisme, radikalisme dan terorisme yang saat ini merongrong keutuhan NKRI.

Ribuan massa yang berkumpul di lapangan KONI Sario Manado tersebut, kemudian berarak dalam “Parade Sulut Hebat Cinta Damai 2019” melalui jalan Sam Ratulangi menuju ke Taman Kesatuan Bangsa Manado sebagai lokasi tujuan.

Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dalam sambutannya yang dibacakan oleh asisten 1 bidang Pemerintahan dan Kesra, Edison Humiang mengatakan kita berkumpul untuk meningkatkan nilai kebangsaan, kekeluargaan dan hubungan harmonis antar agama yang mulai memudar.

“Kita hadir karena ingin meningkatkan nilai kebangsaan, kekeluargaan dan hubungan harmonis antar agama yang mulai memudar karena maraknya aksi fundamentalis radikalis yang selalu mengganggu keutuhan NKRI,” ujar Humiang di lapangan KONI Sario Manado pada Sabtu (19/10/2019) pagi.

Baca juga:  DPRD Minut Gelar RDP Bersama Pemkab, Tokoh Masyarakat Dan Ormas

Ditambahkannya, jelang pelantikan 20 Oktober 2019 masyarakat perlu memperkokoh persatuan dan kesatuan dalam bermasyarakat serta merajut toleransi Sulut hebat yang cinta damai.

“Ajang ini juga untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan di masyarakat, sehingga berkomitmen membuat daerah Sulut semakin hebat dan cinta damai, demi kemajuan daerah dan bangsa yang kita cintai. Selain itu juga untuk mengawal pelantikan presiden dan wakil presiden yang baru periode 2019-2024,” tandas Humiang.

Sementara itu, Ketua FKUB Provinsi Sulut Pendeta Lucky Rumopa menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan program kerukunan.

Baca juga:  Pakar Pariwisata Sekaligus Pemerhati Budaya Winfrit Lakoy, Minta Pemerintah Fokus Untuk Kemajuan Pariwisata Di Sulut

“Kita berkomitmen membangun kebersamaan untuk mewujudkan program kerukunan di Sulawesi Utara dan kita siap mengawal pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2019 besok,” tegas Pendeta Rumopa yang juga staf ahli gubernur Sulut ini.

Hadir Wakapolda Sulut, Danrem 131 Santiago, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, pimpinan ormas dan LSM serta siswa/siswi yang berasal dari hampir seluruh wilayah Sulut.

Saya Indonesia, Saya Pancasila, Sulut Hebat, Salam Kerukunan. (Maycle Soputan)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP