Badan Keuangan Pemkab Minut Ingatkan Tunggakkan Pajak Daerah

oleh -299 views
Foto 1: Kaban Keuangan Petrus Macarau

Minahasa Utara, Inspirasikawanua.com – Kendati Pendapatan Asli Daerah ( PAD) melalui sektor pajak daerah yang terealisasi tahun 2019 secara umum melampaui target, namun masih ada beberapa item yang menunggak.

Foto 2 : Kabid Pendaftaran dan Pendataan Meiske

Kaban Keuangan Pemkab Minut, Petrus Macarau SE melalui Kabid Pendaftaran dan Pendataan Meiske Pantouw mengingatkan dan mengimbau masyarakat dan para pengusaha jangan lupa kalau masih ada tunggakan pajak pada 2019 untuk segera membayarnya.

“Jangan lupa kalau masi ada pajak pada 2019 belum di bayar, jangan sampai terulang di 2020. Segeralah laksanakan kewajiban membayar pajak,” kata Pantouw belum lama ini.

Lanjutnya tahun ini sosialisasi kepada masyarakat dan para pelaku usaha akan lebih di maksimalkan.

“Kami juga mengingatkan dengan turun langsung ke lapangan ‘jemput bola’ untuk tahun 2020 ini bertekat dan optimis pajak daerah akan mencapai target bahkan lebih meningkat lagi,” tutur Pantouw.

Diketahui realisasi pajak daerah tahun 2019 sebesar Rp 63.618.186.335 atau 113.29 persen melampaui target Rp 56.154.238.476.

“Realisasi pajak daerah tahun 2019 sebesar Rp 63.618.186.335 mengalami peningkatan dari 2018 yang capainnya hanya Rp 49.280.752.773,” ungkapnya.

Menurutnya, berdasarkan realisasi pajak daerah per tanggal 31 desember 2019 pajak hotel realisasinya 116.14 persen atau Rp 2.264.575.151 dari Rp 1.950.000.000 yang ditargetkan begitu juga dengan pajak restoran dan rumah makan realisasinya 121.65 persen atau Rp 5.419.580.403 dari target Rp 4.445.000.000 realisasinya pajak hiburan ditargetkan Rp 116.000.000 realisasinya Rp 135.209.979 atau 116.56 persen sedangkan pajak reklame yang di targetkan Rp 1.756.929.405 realisasi Rp 1.804.804.826 atau 102.72 persen, untuk pajak penerangan jalan target Rp 13.317.941.056.atau 111.58 persen pajak mineral bukan logam dan batuan target pendapatan Rp.2.007.867.000 realisasi Rp 2.098.599.800 atau 101.00 persen pajak air tanah, di targetkan Rp 550.000.000 realisasi Rp 576.163.337 atau 104.76 persen untuk pajak sarang burung walet di targetkan Rp 30.000.000 realisasi Rp 30.119.000 atau 100.40 persen begitu juga dengan pajak bumi dan bangunan (pbb) yang di targetkan Rp 4.800.000.000 realisasi Rp 4.835.659.438 atau 116.55 persen sementara Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan ( BPHTB ) merupakan sumber pendapatan terbesar dari sektor pajak, dari target Rp 27.100.501.015 bisa terealisasi Rp 31.584.599.027 atau 116.55 persen.(Josua)

 598 total views,  2 views today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *