GMIM Sah Ketambahan Jemaat ke 1009, OD Siap Bantu Bangun Gedung Gereja GMIM G-WALE

oleh

Minahasa, Inspirasikawanua.com – Gereja Masehi Injili di Minahasa ( GMIM ), terus berkomitmen untuk eksis dalam pelayanan untuk menggembalakan domba – domba di Tanah Minahasa.

Hal ini dibuktikan dengan berdirinya jemaat baru dalam pelayananan GMIM yakni Jemaat G-Wale Warembungan Wilayah Sea, dan merupakan jemaat ke 1009 dalam pelayanan GMIM, sesuai SK Sinode GMIM yang dibacakan Sekretaris BPMW Sea Pnt. Sidney Awon.

Jemaat GMIM G-Wale merupakan jemaat mandiri yang beranggotakan 35 KK dan telah bergabung bersama Badan Pekerja Majelis Wilayah Sea yang diketuai oleh Pdt. Lousje Makaluas – Luas.

Berlokasi di Perumahan Griya Warembungan Lestari, Ibadah Persemian Jemaat dipimpin oleh Ketua BPMS GMIM Pdt. Dr. Hein Arina dan juga dihadiri langsung Gubernur Sulawesi Utara yang juga merupakan Ketua MPH PGI Bapak Olly Dondokambey.

Dalam khotbahnya, Pdt. Hein Arina menyampaikan bahwa berawal dari yang kecil seperti kota Bethlehem diantara kaum Yehuda maka akan bertumbuh menjadi besar. Begitu pun dengan jemaat G-Wale, jemaat kecil tapi akan bertumbuh menjadi jemaat yg besar.

Dalam kesempatan itu pun Pdt. Hein Arina juga mengingatkan agar supaya BPMW Sea terus mendampingi jemaat yang baru dalam pelayanan, dan jika ada sesuatu hal yang perlu dibantu langsung menghubungi Sinode GMIM.

Baca juga:  Jelang 09 Desember, KPU Minut Validasi dan Approval Surat Suara

Direncanakan dalam waktu dekat Sinode GMIM akan mengutus pendeta untuk menjadi Ketua BPMJ di Jemaat GMIM G-Wale. Nama jemaat ini mengandung arti yang sangat dalam yakni G diambil dari huruf depan kata God dan Wale yang berarti rumah, sehingga diartikan sebagai Rumah Tuhan, katanya.

Ketua Panitia Persiapan Peresmian Jemaat GMIM G-Wale Warembungan Matheos Dicky Syaranamual dalam laporan panitia mengatakan bahwa, rencana pendirian jemaat ini diinisiasi oleh beberapa orang yang telah menjadi warga perumahan GIWALE, sehingga pada saat itu langsung diputuskan bahwa Pdt. Nouvly D. Pua sebagai pembina jemaat dan dirinya diangkat sebagai ketua untuk mengurus segala sesuatu terkait pengurusan penetapan Jemaat.

Syaranamual pun menambahkan bahwa untuk lahan lokasi gereja nantinya akan disumbangkan oleh Leopold Nicolaas, developer Perumahan Griya Warembungan Lestari dan nantinya jemaat akan segera mengupayakan secara mandiri untuk membangun gedung gereja dengan nilai kurang lebih dua miliar rupiah.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang juga merupakan Ketua MPH Persekutuan Gereja – Gereja di Indonesia, dalam sambutannya bersyukur karena saat ini GMIM tetap eksis dan telah memiliki 1009 jemaat. OD pun menyampaikan bahwa nantinya pembangunan gedung gereja akan mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Baca juga:  Ke KPU Sulut, VAP Tak Malu Gunakan Mobil Datsun-Go

“Percuma kalau kita hanya fokus pada pembangunan infrastruktur tanpa memikirkan pembangunan gedung gereja. Pemerintah Provinsi akan bersama – sama dengan jemaat dalam proses pembangunan gedung gereja. Pak Ketua tenang saja, seperempat biaya pembangunan akan kita bantu, untuk mempercepat pembangunan gedung gereja,” katanya, yang langsung disambut tepuk tangan seluruh jemaat yang hadir.

Dalam kesempatan itu pun langsung masuk dana segar sejumlah Rp 35,000,000.- yaitu dari dari Pdt. Hein Arina sejumlah Rp 10,000,000.- dan Keluarga Dondokambey Tamuntuan Rp 25,000,000.- untuk operasional awal jemaat.

Turut hadir dalam ibadah persemian jemaat GMIM G-Wale Warembungan diantaranya Direktur PT. Bangun Minanga Lestari yang merupakan developer Griya Warembungan Lestari Riedel Sanny Mongisidi, Camat Pineleng Jonly H. S. Wua bersama Perangkat Desa Warembungan dan para jemaat GMIM G-Wale Warembungan. (*/MS)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *