
Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Perbedaan mencolok antara besaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja yang tercantum pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Minahasa Utara (Minut) tahun 2023, menuai sorotan dari politisi Golkar Edwin Nelwan.
Diketahui, jumlah PAD yang ditetapkan di tahun 2023 yakni Rp.114,2 miliar. Sementara, total belanja mencapai Rp1,04 triliun.
“Perbandingan angka ini sangat tidak rasional, bagaikan langit dan bumi,” kata Ketua DPD II Golkar Minut ini.
Politisi yang kini memegang mandat sebagai wakil rakyat di DPRD Minut ini menambahkan, mestinya pemerintah daerah lebih ekstra lagi menggali setiap potensi yang ada.
“Kalau seperti ini sangat nampak kesannya bahwa pihak eksekutif hanya berorientasi pada kegiatan belanja,” ujarnya.
“Padahal, idealnya ialah bagaimana PAD itu meningkat dari tahun ke tahun,” tambahnya.
Ia meyakini, tanah bumi Klabat kaya akan potensi daerah yang jika dimanfaatkan dengan baik akan memberi dampak besar terhadap ekonomi.
“Saya kira ini menjadi PR bagi bupati bersama jajaran bagaimana agar PAD kita meningkat signifikan dari tahun ke tahun,” tutupnya. (Josua)
![]()





