
Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Pasca bencana alam banjir dan tanah longsor di Kabupaten Minahasa Utara (Minut), terdapat jembatan akses jalan dibeberapa desa terputus dan beberapa lagi nyaris putus.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) terus bekerja untuk memperbaiki jembatan-jembatan tersebut guna membuka akses jalan untuk perekonomian masyarakat agar bisa kembali seperti semula.
Seperti saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Dinas PUPR Kabupaten Minut terus bekerja memperbaiki jembatan yang putus, setelah jembatan panjang di Desa Minaesa selesai dibuat, kali ini giliran Jembatan Kima Bajo yang menghubungkan Kima Bajo dan Wori, lalu jembatan Tumbohon yang merupakan akses jalan penghubung beberapa desa.
Kepada media ini, Bupati Minut Joune Ganda melalui Kepala BPBD Kabupaten Minut Theodorus Lumingkewas mengatakan jika saat ini pihaknya bersama Kadis PUPR sementara berada di lokasi, yang awalnya dari Kima Bajo Sekang sudah berada di Tumbohon.

“Saat ini saya bersama Kadis PUPR, Sekcam Talawaan, dan Hukum Tua Tumbohon, sementara di lokasi perbaikan jembatan Tumbohon. Jembatan ini harus segera diperbaiki karena merupakan akses jalan ke beberapa desa yang ada agar juga masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa,” tegas Lumingkewas.
Sementara itu, Kadis PUPR Kabupaten Minut Noldy Kilapong menuturkan, diperkirakan untuk pekerjaan kurang lebih 4 hari.
“Mulai dari pasang rangka jembatan ditambah timbunan. Baru timbunan oprit dan uji coba. Dengan kapasitas paling tinggi 10 ton untuk jembatan Tumbohon dan untuk jembatan Kima Bajo kapasitas paling tinggi 3 ton,” beber Kilapong.
Ditambahkan Kadis, untuk jembatan Kima Bajo diperkirakan hari ini selesai, tinggal skor jembatan kemudian baru diuji coba kendaraan, sedangkan untuk jembatan Tumbohon sementara dikerjakan dan secepatnya diselesaikan. (Josua)
![]()





