SDM Di DPSP Likupang Perlu Dipersiapkan, Sekolah Di Pesisir Butuh Mata Pelajaran Dan Guru Bahasa Inggris

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Hingga saat ini Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Likupang terus di promosikan dan terus diperkenalkan ke publik. Pembangunan pun terus dilakukan untuk kesiapan infrastruktur yang ada, guna menunjang DPSP Likupang.

Tapi sayangnya semua hal tersebut tidak di barengi dengan persiapan sumber daya manusia (SDM) yang ada di wilayah pesisir guna menghadapi pariwisata global.

Donald Rumimpunu salah satu tokoh muda Likupang yang juga pemerhati pariwisata berharap pemerintah Kabupaten Minut dalam hal ini Bupati dapat memperhatikan terkait peningkatan SDM masyarakat wilayah pesisir yang masuk dalam DPSP Likupang.

Baca juga:  Inspektorat Minut Ingatkan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan Jangan Disalahgunakan, Fokus pada Program Berkelanjutan

“Minimal anak-anak di wilayah pesisir bisa dibekali dengan pelajaran bahasa Inggris. Hal tersebut bisa dimulai dari pengenalan bahasa Inggris mulai dari Sekolah dasar hingga ke sekolah menengah atas,” kata Rumimpunu.

Lanjutnya, di Wilayah Likupang saat ini untuk sekolah dasar masih minim bahkan tidak ada mata pelajaran bahasa Inggris. Yang seharusnya anak-anak dipersiapkan SDMnya sejak dini guna menghadapi pariwisata global di DPSP Likupang.

“Besar harapan kami, pemerintah dapat segera mungkin mempersiapkan SDM anak-anak pesisir mengingat DPSP Likupang kian dikenal para wisatawan,” harap Rumimpunu.

Baca juga:  SGR Juara Di Hati Masyarakat Minut, Tak Perlu Juarai Polling

Sementara itu terpisah, Bupati Minut Joune Ganda kepada media ini mengatakan terkait persiapan peningkatan SDM anak-anak wilayah pesisir dalam hal ini pengenalan bahasa Inggris, merupakan usulan yang baik dan harus dilakukan pemerintah Kabupaten.

“Usulan ini sangat baik, dan secepatnya akan saya sampaikan juga ke Dinas pendidikan untuk segera diterapkan,” tegas Bupati. (Josua)

 

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP