
Minahasa Utara, Inspirasikawanua.com — Suasana duka menyelimuti Desa Talawaan Atas, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara, Senin (4/5/2026), saat keluarga besar Sasambi–Takaonselang berduka atas berpulangnya almarhumah Ibu Dorthea Takaonselang.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Wori, Woddy Pangkey SH, hadir dan membawakan sambutan mewakili Camat Wori. Kegiatan ini turut dihadiri Hukum Tua Desa Talawaan Atas, Feky Kasihidi Sos, bersama perangkat desa, warga setempat, serta Jemaat Evrata Talawaan Atas dan keluarga yang bersangkutan.
Dalam sambutannya, Woddy Pangkey menyampaikan pesan mendalam tentang kehidupan dan kematian. Ia mengingatkan bahwa setiap manusia pada akhirnya akan dipanggil oleh Tuhan.
“Sebagai manusia, kita semua pasti akan dipanggil Tuhan. Hidup ini hanya sementara, seperti sesuatu yang sebentar terlihat lalu lenyap. Karena itu, kita tidak perlu takut ketika saat itu tiba,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai kehidupan dengan saling mengasihi dan berbuat baik satu sama lain. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan kekeluargaan serta menghindari konflik yang dapat menimbulkan penyesalan di kemudian hari.
“Kita semua bersaudara. Mari kita saling menyayangi, jangan menyimpan dendam. Torang samua basudara, mari torang baku-baku bae. Terlebih antar sesama keluarga, jangan sampai terjadi perselisihan,” pesannya.
Di akhir sambutan, Woddy juga mengimbau masyarakat Desa Talawaan Atas untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) demi terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan ibadah yang berlangsung khusyuk dan penuh haru, dipimpin oleh Pendeta Gabriella Maloenseng M.Th, di tengah kesedihan mendalam keluarga yang ditinggalkan. (Josua)
![]()





