
Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Wajah bahagia dari warga masyarakat di pulau Bangka yang terdapat 4 desa Yakni, desa Kahuku, Libas, Ehe dan Lihunu Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara yang mendapatkan kemudahan yakni, fasilitas kesehatan berupa Puskesmas kepulauan yang berlokasi di desa Kahuku, takutnya tidak akan bertahan lama.
Kebahagiaan masyarakat tersebut, bisa saja menjadi kesedihan karena ulah kontraktor nakal yang membangun rumah dinas tenaga kesehatan yang nantinya ditempatkan di Puskesmas Kahuku dinilai asal jadi dan diduga tidak sesuai Bestek dan RAB.

Pasalnya, berdasarkan penelusuran dan informasi yang dirangkum media ini, pembangunan rumah dinas bagi Nakes yang akan ditempatkan di Puskesmas Kahuku dengan pagu anggaran Rp 800 jutaan lebih tersebut, langsung dibangun diatas tanah timbun tanpa pengerasan, dan tidak dibangun dengan dasar yang kuat, bahkan tidak memiliki ring balok sehingga posisi bangunan tersebut tidak kokoh dan membahayakan.
Terpantau media ini, bangunan itu telah selesai dibangun diakhir tahun 2023, tapi saat ini bangunan tersebut sudah rusak sebelum diresmikan. Posisi bangunan rumah dinas itu terbelah-belah, bahkan posisi dasar bangunan seperti ambruk hingga posisi bangunan kelihatan miring.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Minut dr. Stella Safitri M.Kes saat dikonfirmasi kepada media ini menuturkan, jika bangunan tersebut masih belum diresmikan dan diserahkan ke Dinas Kesehatan masih dalam proses perawatan.

Terpisah beberapa warga desa Kahuku yang kebetulan juga berprofesi sebagai tukang bangunan, menyayangkan ulah kontraktor nakal tersebut.
“Ini bisa berbahaya, memang kalau diperbaiki bisa diperbaiki namun ini tidak akan bertahan lama, karena bangunan ini tidak memiliki dasar yang kokoh. Bisa diperbaiki dan kembali akan rusak karena mendirikan bangunan tersebut tidak di fondasi dari dasar, atau memadatkan benar-benar timbunan tanah tersebut dari awal,” beber beberapa warga desa Kahuku.
Mereka juga menambahkan, jika nanti para kontraktor tersebut pastinya akan berkelit karena alam, kendati ini memang karena ulah mereka yang mendirikan bangunan asal jadi, ingin cepat selesai tetapi bisa membahayakan Nakes yang akan menempati rumah dinas ini.
“Kami berharap pak Bupati bisa menegur kontraktor nakal ini, dan dicarikan solusi agar supaya nantinya tidak ada korban jika bangunan ini roboh. Fasilitas ini untuk menunjang Puskesmas Kahuku guna memberikan pelayanan terbaik untuk kami sebagai masyarakat disini. Ini dibangun dari uang rakyat, jika begini bisa saja hanya membuat proyek mubasir dan menghamburkan uang rakyat,” keluh beberapa warga desa Kahuku tersebut. (Josua)
![]()





