Dapur Makan Bergizi Gratis Perdana Diresmikan di Minahasa Utara, Sasar 4.800 Penerima Manfaat

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com — Program nasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan di Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam memerangi stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak serta ibu. Program ini dilaksanakan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertempat di Kelurahan Sarongsong Satu.

Peresmian dapur ditandai dengan seremoni pemotongan pita oleh Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulawesi Utara, Frangky Tintingon, didampingi sejumlah pejabat daerah termasuk Sekda Minahasa Utara Novly Wowiling, Wakil Ketua DPRD Cynthia Erkles, serta unsur Forkopimda Minut.

Acara dimulai dengan laporan oleh mitra pelaksana dari Yayasan Manguni Sejahtera Abadi, Melky Jakhin Pangemanan (MJP), dilanjutkan dengan ibadah syukur yang dipimpin Pendeta Mieke Laikun Polii.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga RI sekaligus Wakil Kepala BKKBN, Isyana Bagoes Oka, turut hadir memantau kesiapan dapur.

Baca juga:  Safari Natal Pemkab Minut Tanpa Bupati Tak Diminati Eselon II

Ia juga terjun langsung membagikan makanan kepada peserta didik di SDN 2 dan SDN 3 Airmadidi serta kepada ibu hamil dan menyusui di Kelurahan Rap-Rap.

Dalam laporannya, MJP mengungkapkan bahwa dapur MBG di Airmadidi akan melayani 4.806 penerima manfaat yang terdiri dari 4.695 siswa dari 33 sekolah (TK hingga SMA/SMK) serta 111 ibu hamil dan menyusui. MJP menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi agar seluruh peserta didik di Airmadidi hingga Minahasa Utara bisa merasakan manfaat program MBG.

“Selain untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, dapur ini juga membuka lapangan kerja bagi 57 warga lokal serta melibatkan tiga tenaga dari BGN, termasuk ahli gizi dan akuntan,” ujar MJP. Ia juga menambahkan bahwa seluruh bahan pangan akan disuplai dari petani lokal, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca juga:  KNPI Minut Gelàr FGD Di Hari Sumpah Pemuda Ke-91

Wamen Isyana menyoroti pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan bagi anak-anak dalam mencegah stunting. Ia menyampaikan bahwa program ini merupakan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan semua anak di Indonesia mendapatkan gizi seimbang.

“Kita semua—dari kader KB, posyandu, tenaga kesehatan, hingga PKK—harus bersatu menyukseskan program ini,” tegas Isyana.

Dapur MBG ini dijadwalkan mulai beroperasi penuh pada 14 Juli 2025, bertepatan dengan awal tahun ajaran baru. Uji coba layanan telah dilakukan hari ini di beberapa lokasi sebagai bentuk kesiapan teknis sebelum peluncuran penuh.

Program ini juga mendapat dukungan penuh dari Rajawali Corpora, yang berkomitmen membantu pembentukan dapur serupa di seluruh kecamatan di Minahasa Utara dan Bitung. (Josua)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP