Kajari Minut Geram Namanya Dicatut Di Minta Jatah Dana Revitalisasi, Kejaksaan Pastikan Turun Investigasi

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com — Menanggapi pemberitaan yang menyebutkan adanya dugaan permintaan jatah dana sebesar 2,5 persen dari proyek revitalisasi SD Inpres Klabat yang mengatasnamakan Kejaksaan Negeri Minahasa Utara, pihak Kejari Minut secara tegas membantah tudingan tersebut dan memberikan klarifikasi resmi.juga himbauan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Minahasa Utara, I Gede Widhartama, SH, MH, menyatakan bahwa tidak pernah ada utusan dari institusi Kejaksaan yang ditugaskan untuk meminta dana dari proyek pemerintah, termasuk proyek revitalisasi sekolah.

“Saya tegaskan, jangan catut nama Kejaksaan. Jangan rusak nama institusi Kejaksaan. Himbauan juga sudah pernah kami sampaikan melalui Kasie Intel. Intinya, seluruh Kepala Sekolah harus bekerja sesuai aturan dan juknis yang berlaku. Jangan hiraukan orang-orang yang mencatut nama Kejaksaan untuk keuntungan pribadi,” tegas Kajari dengan nada geram.

Baca juga:  Netralitas Pilkada Sitaro Terancam? Diduga Ada PPK Terafiliasi Parpol

Pernyataan ini muncul sebagai tanggapan atas rekaman suara yang beredar di masyarakat dan media, di mana seorang oknum kontraktor berinisial ER alias Ril diduga mencatut nama Kejaksaan dan bahkan diduga mengaku sebagai utusan dari “bapak Kajari”.

Sementara itu, menanggapi penyebutan namanya dalam rekaman tersebut, Kepala Seksi Intelijen Kejari Minut, Ivan Day Iswandy, SH, juga memberikan bantahan keras. Ia menegaskan bahwa pihak Kejaksaan akan segera melakukan investigasi untuk menelusuri kebenaran kasus tersebut.

“Kami akan investigasi Kepala Sekolah dan pihak-pihak lainnya. Kami minta masyarakat untuk tidak mudah percaya apabila ada yang mengatasnamakan Kejaksaan. Kejaksaan tegak lurus dalam mengawal seluruh program pemerintah dan tidak pernah meminta apapun. Sekali lagi, jangan akomodir pihak-pihak yang mencatut nama Kejaksaan. Kami tidak bertanggung jawab atas tindakan oknum yang mengatasnamakan institusi atau pribadi,” tegas Kasie Intel.

Baca juga:  Jabatan Walikota Tomohon Berakhir Hari Ini, Wagub Kandouw Sebut Nama Jemmy Ringkuangan Jabat Plh

Kejari Minut mengimbau masyarakat, khususnya para kepala sekolah dan pelaksana proyek, agar waspada terhadap modus-modus penipuan yang mengatasnamakan lembaga penegak hukum. Jika ada pihak yang mencurigakan atau mengaku sebagai utusan Kejaksaan, masyarakat diminta segera melaporkan ke kantor Kejari Minut atau aparat kepolisian terdekat.

Kejari Minahasa Utara memastikan akan mengambil langkah hukum terhadap siapapun yang terbukti mencatut nama institusi demi kepentingan pribadi. (Josua)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP