Forkopimda Minahasa Selatan Tingkatkan Sinergi Pengamanan Idul Fitri dan Antisipasi Isu Strategis

oleh
oleh


Minsel, www.inspirasikawanua.com – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Minahasa Selatan menggelar rapat penting pada Senin, 9 Maret 2026, di Ruang Rapat Bupati. Rapat ini membahas berbagai isu krusial menjelang Hari Raya Idul Fitri, termasuk pengamanan, ketersediaan LPG, hingga upaya pencegahan narkoba.

Bupati Minahasa Selatan, Franky D. Wongkar SH, membuka rapat dengan menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Menjelang Idul Fitri, kita perlu memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Kapolres Minahasa Selatan, AKBP David Candra Babega, SIK, MH, menjelaskan bahwa pihaknya akan menggelar Operasi Ketupat Ramadhan 2026 mulai 12 Maret. Operasi ini melibatkan pendirian pos pengamanan di lima titik strategis, termasuk pos pelayanan dan pos terpadu. “Kami siap melayani masyarakat Minsel dengan baik. 94% pengaduan masyarakat telah kami tindak lanjuti melalui layanan 110,” tegasnya.

Baca juga:  Rektor Unsrat Tanda-tangan MoU dengan PT PKSS dalam Pengembangan Pendidikan dan Penelitian

Dandim Letkol Inf. Bona Ventura A.F.S menambahkan bahwa TNI akan mendukung penuh Polri dalam pengamanan Idul Fitri. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling) di setiap wilayah.

Selain pengamanan, rapat juga menyoroti isu kelangkaan dan kenaikan harga LPG. Kejaksaan Negeri Amurang mengingatkan agar harga LPG tetap terjangkau oleh masyarakat. Asisten II Pemkab Minsel menjelaskan bahwa kuota LPG di Minsel sebenarnya mencukupi, namun distribusi perlu diefisiensikan.

Kapolres Minsel menambahkan bahwa pihaknya akan menyelidiki potensi penyimpangan distribusi LPG, mengingat persentase umat Muslim di Minsel relatif kecil. “Kami akan menindak tegas pelaku penimbunan, pengoplosan, atau pengurangan isi LPG sesuai UU Migas,” tegasnya.

Baca juga:  AIPI Cabang Manado Gelar Pra Natal, Steven Kandouw : "Bawa Susu Kental ke Tompaso Baru, Selamat Natal dan Tahun Baru"

Isu narkoba juga menjadi perhatian serius dalam rapat ini. Pengadilan Negeri Amurang menekankan pentingnya aturan ketat di sekolah untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar. Kapolres Minsel menghimbau sekolah untuk meningkatkan sosialisasi bahaya narkoba.

Bupati Wongkar menginstruksikan Kesbangpol untuk berkoordinasi dengan Sekda dalam menyelenggarakan sosialisasi anti-narkoba bagi pelajar di wilayah Modoinding, Tompasobaru, dan Maesaan.

Menutup rapat, Bupati Wongkar mengingatkan seluruh jajaran Forkopimda untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, seperti yang terjadi pada Gubernur Sulut di Bolmong. Ia meminta para Camat untuk meningkatkan kewaspadaan di wilayah masing-masing.

Rapat Forkopimda ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas Minahasa Selatan menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Fanly)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP