Tindak Lanjuti Arahan Bupati, Camat Wori Oktavianus Mayuntu Gerakkan Ketahanan Pangan Semaikan Bibit Rica, Tomat dan Terong, Jadi Percontohan untuk 20 Desa Sekecamatan Wori

oleh

Minahasa Utara, www.inspirasikawanua.com – Komitmen mendukung program ketahanan pangan terus ditunjukkan pemerintah di tingkat kecamatan. Pemerintah Kecamatan Wori di bawah komando Camat Oktavianus Jus Mayuntu, SSTP, MAP, mengambil langkah konkret dengan melakukan persemaian bibit rica, tomat, dan terong yang akan ditanam di lahan belakang kantor kecamatan seluas kurang lebih setengah hektar.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara dalam memperkuat ketahanan pangan hingga ke pelosok desa. Tidak sekadar menjalankan instruksi, Kecamatan Wori juga berinisiatif menjadikan program ini sebagai contoh nyata bagi seluruh desa di wilayahnya.

Camat Wori, Oktavianus Jus Mayuntu, menyampaikan bahwa gerakan ini bukan hanya simbolis, tetapi menjadi bentuk keseriusan pemerintah dalam menghadapi tantangan kebutuhan pangan masyarakat.

“Kami tidak ingin hanya sebatas menjalankan perintah. Kecamatan Wori harus menjadi pelopor dan percontohan bagi 20 desa yang ada. Apa yang kami tanam hari ini adalah bukti bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari langkah sederhana, dari halaman kantor, dari tanah yang kita miliki,” ujarnya.

Baca juga:  Bupati JG Turun Langsung Semprotkan Desinfektan Ke Wilayah Perkantoran Pemkab Minut

Ia menegaskan bahwa seluruh pemerintah desa di Kecamatan Wori diharapkan ikut ambil bagian secara aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, sebagaimana instruksi pimpinan daerah.

“Saya mengajak sekaligus mengharuskan seluruh desa di Kecamatan Wori untuk bergerak bersama. Manfaatkan lahan yang ada, tanam kebutuhan pokok maupun bumbu dapur seperti rica, tomat, dan lainnya. Ini bukan hanya soal program, tapi soal kemandirian kita sebagai masyarakat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Camat Wori menyoroti dampak langsung yang dapat dirasakan masyarakat jika program ini dijalankan secara konsisten.

“Bayangkan jika setiap rumah atau desa bisa menghasilkan kebutuhan dapurnya sendiri. Kita tidak perlu selalu membeli, apalagi saat harga bahan pokok melonjak. Ini adalah cara sederhana namun sangat efektif untuk membantu masyarakat dan menekan laju inflasi,” tambahnya.

Baca juga:  Bertahun-tahun Kerja, Puluhan Karyawan PT DNA Dirumahkan, KASBI Mengadu Ke DPRD Minut

Ia pun berharap gerakan ini dapat menggugah kesadaran seluruh elemen masyarakat, tidak hanya pemerintah desa, tetapi juga warga untuk bersama-sama memanfaatkan lahan yang tersedia.

“Mari kita ubah cara pandang. Lahan kosong bukan lagi sekadar ruang yang tidak terpakai, tetapi peluang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jika kita bergerak bersama, saya yakin Kecamatan Wori bisa menjadi contoh daerah yang mandiri pangan dan kuat menghadapi gejolak ekonomi,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Kecamatan Wori diharapkan mampu menjadi motor penggerak ketahanan pangan di Minahasa Utara, sekaligus menginspirasi wilayah lain untuk melakukan hal serupa. (Josua)

Loading

Yuk! baca berita menarik lainnya dari Inspirasi Kawanua di saluran WHATSAPP